1.658 Siswa Ikuti Try Out 2023 di SMP Taruna Bhakti Cimanggis

MAJALAH JAKARTA – Antusias orang tua untuk mengantarkan anaknya pada Try Out 2023, yang di gelar di SMP Taruna Bhakti yang letaknya di Jl. Pekapuran Rt.02/06 No.10, Kelurahan Curug, Cimanggis, Kota Depok berjalan sukses. Minggu, (29/01/23)

Sebanyak 1.658 siswa yang mengikuti Try Out tampak penuh semangat. Menurut kepala sekolah SMP Taruna Bhakti Aina Novera atau di sapa Vera mengatakan Pada Try Out ini panitia membuka pendaftaran di tiga wilayah di antaranya adalah : Cimanggis, Tapos Sukmajaya dan sekitarnya.

Sebanyak 1.658 Siswa yang mengikuti Try Out di bagi dalam dua gelombang pagi dan siang mengingat membludaknya siswa yg mengikuti Try Out ini dan pada Try Out ini siswa tidak di pungut biaya. Namun bagi orang tua yang mau mendaftarkan anaknya panitia juga membuka pendaftaran dan panitia memberikan potongan harga yang cukup fantastis bagi siswa yang mendaftar hari ini.

“Alhamdulillah kegiatan Try Out ini kan dalam rangka mengetahui kesiapan anak untuk menghadapi ujian akhir sekolah dan kami selaku pihak SMP Taruna Bhakti memfasilitasi kegiatan tersebut tanpa di pungut biaya. Giat ini rutin kita lakukan namun pada masa pandemi kita laksanakan secara online karena memang tidak diperbolehkan untuk berkumpul. Sekarang kita sudah di izinkan untuk langsung bertatap muka di sini siswa bisa langsung datang dan melihat lihat ke sekolah. Peserta yang sudah terdaftar mengikuti Try Out sebanyak 1658 dari tiga kecamatan yakni Cimanggis Tapos, Sukmajaya dan sekitarnya seperti itu. Alhamdulillah antusias orang tua mendaftarkan anaknya begitu tinggi.”Ucap Vera.

BACA JUGA:  Sudin Tamhut Jakbar Bakal Bangun Tiga Taman Tahun Ini

Masih kata Vera, kegiatan ini juga sekaligus bagian dari promosi sekolah. “Artinya bahwa SMP Taruna Bhakti juga merupakan salah satu sekolah yang cukup lumayan di perhitungan karena berdiri sejak tahun 1987, dan sekaligus juga memperkenalkan ke masyarakat bahwa selain SMP kita juga punya SMK yang lulusannya sangat di perhitungkan.

Masih kata vera, bahwa ada 41 orang tenaga pengajar sudah S1 dan S2, semua pengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya di tambah stap sekolah jadi ada 50 lebih. Untuk waktu belajar sekolah dibagi dua ada Pagi dan siang, saat ini rombongan belajarnya berjumlah 26 rombongan belajar kita maksimum 32 sampai 36 siswa.

BACA JUGA:  Atasi Kemacetan Jakarta, Ini Usulan Sylviana Murni

“Nah, untuk pelajaran yang diujikan pada Try Out ini adalah, bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan IPS. kebetulan anak-anak mengerjakannya dengan menggunakan aplikasi Google form, jadi nanti langsung terekam terlihat hasilnya. Hari ini pun kita sudah bisa dilihat nilainya, tapi itu kan harus kami rapikan dulu dan nanti akan kami laporkan kepada sekolah yang bersangkutan, kebetulan anak-anak ini juga kita masukkan ke dalam WhatsApp Group dan hasilnya akan kita sampaikan paling lambat Insyaallah satu minggu sudah tersampaikan hasilnya gitu.,”tegas Vera

Anak menggunakan Gadget tapi kalau memang anak tidak mempunyai kita fasilitasi dengan menggunakan lab komputer dan laptop yang kami miliki di sekolah seperti itu dan memang kebetulan kita juga untuk sarana WiFi pun tiap ruang kelas sekolah

BACA JUGA:  Jakpro dan FEO Pastikan Kesiapan Jakarta E-Prix 2023 Sudah Matang

Menurut Vera, untuk sistem pembelajarannya sudah berbasis IT, kita punya portal belajar sendiri seperti itu jadi ketika pandemi pun ketika orang kaget dengan situasi harus belajar di rumah kami sudah tidak kaget karena kami sudah punya portal belajar portal belajar sendiri sehingga itu tidak jadi masalah jadi modul ada di portal latihan lembar kerja anak juga ada di portal semua ada di portal masing-masing anak punya username dan password sendiri.

“Itulah salah satu daya tarik seperti memberikan dasar-dasar pelajaran seperti komputer jaringan, perangkat lunak, animasi dan itu sudah kita berikan sejak SMP dan kita juga ada pelajaran seninya ada seni lukis, seni musik, seni tari.

“Kita juga punya SMK, jadi dasar-dasar sudah kita berikan di SMP, jika mereka tertarik mereka bisa melanjutkan ke SMK jadi mereka sudah ada basic nya,”tutup Vera. (Jo)

Pos terkait