17 Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Ikuti Program Hapus Tato

MJ, SIDOARJO – Rutan Perempuan Surabaya Kanwil Kemenkumam Jatim menggelar kegiatan hapus tato bagi warga binaan, Rabu (20/12).

Sebanyak 17 warga binaan mengikuti kegiatan hasil kerjasama dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Youth Care dan Better Youth Foundation itu.

Para warga binaan yang mengikuti kegiatan ini telah menjalani skrining kesehatan oleh tim medis poliklinik rutan.

BACA JUGA:  Gelar Tradisi Welcome dan Farewell Parade, Pesan Dari Kapolres Tulang Bawang Lama dan Baru

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Putri Rahmawaty Herlambang mengatakan bahwa kegiatan hapus tato kali ini merupakan pertama kalinya dilaksa-nakan di Rutan Perempuan Surabaya. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar membantu proses perubahan warga binaan ke arah yang lebih baik lagi.

“Hapus tato ini juga bagian dari program pembinaan. Kami Kami sangat mendukung warga binaan yang berkeinginan untuk berubah sehingga stigma negatif tidak melekat pada dirinya ketika sudah bebas,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Depan Jamaah Habib Syech, Kaops NCS Polri Serukan Jaga Pemilu 2024 Aman dan Damai

Putri menambahkan bahwa warga binaan yang mengikuti kegiatan ini murni atas kemauan mereka sendiri tanpa adanya paksaan.

“Hijrah itu indah, kami tidak pernah memaksa. Ini murni keinginan warga binaan sendiri untuk ikut kegiatan hapus tato,” jelasnya.

Penghapusan tato dilakukan dengan metode laser yang mempermudah proses terangkatnya tinta di dalam kulit.

BACA JUGA:  Korupsi di Kementan, KPK Periksa 49 Pejabat dan ASN

Sebelum pengerjaan, warga binaan harus membersihkan terlebih dahulu bagian tato yang akan dihapus dan diberi anestesi agar ketika proses laser sehingga tidak terasa sakit.

Tato yang dihapus juga tidak langsung hilang melainkan harus dilakukan beberapa kali, tergantung besar tato, warna tato, bahan tinta yang digunakan, dan lain sebagainya.

Pos terkait