5 Bahaya Konsumsi Pemanis Buatan bagi Kesehatan Tubuh

DEPOKPOS – Penggunaan pemanis buatan pada minuman dan makanan yang dikonsumsi sehari-harinya tidak banyak disadari orang dapat menyebabkan efek berbahaya jangka panjang bagi kesehatan tubuh.

Walaupun beberapa jenis pemanis buatan boleh dikonsumsi, namun ada batas konsumsinya yang perlu diperhatikan juga lho!.

Efek kesehatan yang dapat timbul diantaranya mulai dari obesitas, diabetes, hingga bermuara jangka panjang pada penyakit kronis seperti kanker.

Untuk lebih lengkapnya mengenai bahaya konsumsi pemanis buatan bagi kesehatan tubuh, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

1. Menyebabkan Penyakit Diabetes

Kecenderungan tubuh untuk merespon rasa manis yang bersumber dari pemanis buatan ketika dicerna oleh tubuh dan indra reseptor hanya dapat mengidentifikasi rasa manis palsu, tanpa bisa dihasilkan kembali oleh tubuh menjadi kalori.

BACA JUGA:  Manfaat Mandi Pagi untuk Kesehatan

Namun reaksi ini dapat berbahaya bagi tubuh, karena sederhananya berarti usus tidak mampu menyerap glukosa, sehingga ada kemungkinan berdampak pada meningkatnya kadar gula darah dan dapat memicu penyakit diabetes.

2. Menimbulkan Risiko Kanker

Pemanis buatan (terutama aspartam dan acesulfame-K), yang digunakan di banyak merek makanan dan minuman di seluruh dunia, kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

Dilansir MedicalNewsToday, secara umum terdapat sebesar 13% risiko kanker, dengan kemungkinan tertinggi terkena kanker payudara dan kanker terkait obesitas bagi orang yang mengonsumsi pemanis buatan dalam jumlah besar.

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Risiko munculnya penyakit jantung berhubungan dengan munculnya penyakit seperti diabetes, hipertensi, obesitas, yang bisa muncul dari penggunaan pemanis buatan yang berlebihan.

BACA JUGA:  Bahaya ISPA pada Tumbuh Kembang Anak

Individu yang mengonsumsi pemanis buatan dalam jumlah yang lebih tinggi memiliki 9 persen peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali.

4. Kenaikan Berat Badan Hingga Obesitas

Konsumsi pemanis buatan secara teratur dapat merangsang kemampuan otak untuk membuat gangguan respon fisiologis bagi tubuh untuk mengenali rasa kenyang palsu, sama halnya seperti respon tubuh terhadap pemanis buatan yang dicerna oleh tubuh.

Selain itu makanan maupun minuman yang dimaniskan dengan gula dapat merusak kemampuan untuk memprediksi kedatangan energi dalam usus, sehingga melemahkan mekanisme rasa kenyang yang mendasarinya.

BACA JUGA:  Kisah Ciputra, Raja Properti Bermodal Rp10 Juta

Sehingga hal ini dapat mengakibatkan seseorang akan cenderung makan lebih banyak dan otomatis berat badan pun meningkat tanpa disadari.

5. Menimbulkan Masalah pada Gigi

Makanan dan minuman yang menggunakan pemanis buatan tetap berpotensi merusak kesehatan gigi. Hal ini karena banyak makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan juga memiliki kandungan asam yang tinggi agar rasanya lebih enak.

Seperti pada jenis makanan dan minuman dengan rasa buah atau jeruk memiliki kadar asam yang lebih tinggi untuk memberikan rasa asam. Sayangnya makanan dan minuman asam yang mengandung asam sitrat, tartarat, atau fosfat dapat dengan mudah merusak enamel gigi.

Abdul Djabbar Alfathi

Pos terkait