70 Kampus Indonesia Bersiap Laksanakan Summer School Bersama Dosen AS

DEPOKPOS – Sebanyak 70 perguruan tinggi, menyatakan kesediaan untuk turut bergabung dalam kegiatan Summer School dengan tema “ Being Muslim in America “. Kegiatan Summer School akan dilaksanakan sepanjang 1-31 Agustus 2023, dengan metode pelaksanaan daring.

Aktivitas sebanyak 14 kali pertemuan ditambah dengan 2 seminar, sehingga totalnya sebanyak 16 aktivitas. Penyelenggaraan Summer School ini dinilai dengan 2 SKS. Untuk mendokumentasikan materi dan juga kegiatan, digunakan LMS dengan “Google Classroom”. Permintaan resmi untuk penggunaan ini akan disampaikan ke Google Indonesia., termasuk pendampingan dari SPIDI (Sekolah Putri Darul Istiqamah – sekolah dengan status Google School Reference).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama 70 perguruan tinggi bersama dengan IUCSRS (Indonesian Universities Consortium on Social Religious Studies) – Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, STIA Abdul Haris, Majalah Istiqlal, dan Penerbit Pro de Leader.  Dengan Fasilitator Kegiatan, Muh Saleh Mude (kandidat doktor Hartford International University, USA).

BACA JUGA:  Mahasiswa UGM Gagas Pengembangan Stress Watch

Komite Saintifik, Ismail Suardi Wekke, yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Abdul Haris, Makassar, menyatakan bahwa ini merupakan prakarsa kegiatan sebagai antara dua semester. “Dengan liburan di negara empat musim, yang disebut dengan musim panas, maka ini kesempatan untuk belajar bersama,” kata Ismail.

Kegiatan “Summer School” dapat didokumentasikan dalam dua hal, pertama bagi mahasiswa ini akan dijadikan sebagai perkuliahan diluar perguruan tinggi dengan nilai 2 SKS. Sementara bagi dosen, akan menjadi rekognisi sebagai sebuah kegiatan “aktivitas dosen di luar perguruan tinggi”.

BACA JUGA:  Fakultas Kedokteran Gigi UGM Luncurkan Program Inovatif Berantas Karies pada Anak

“Peserta summer school akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para ahli di bidangnya, berinteraksi dengan teman sejawat dari berbagai negara, dan mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan di era digital, ungkap Ismail.

Kita baru saja selesai mengadakan pertemuan dengan mitra perguruan tinggi. Sekaligus menyamakan persepsi terkait dengan persiapan kegiatan tersebut,” kata Ismail Suardi Wekke, di Istanbul, 21 Juli 2023 dinihari.

“Kami berharap summer school ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta, baik dari segi akademik maupun pengalaman budaya. Kami juga berharap summer school ini dapat menjadi wadah untuk membangun hubungan yang baik dan harmonis antara perguruan tinggi lintas negara,” ujarnya.

Sementara itu, Muh Saleh Mude (kandidat doktor Hartford International University, USA) yang jadi fasilitator kegiatan mengatakan kegiatan ini dapat membantu kita melihat dan meyakini program belajar bersama ini serius,

BACA JUGA:  UI dan Ankara University Siap Kolaborasi di Bidang Kesehatan

“Yang utama adalah keseriusan kita bersama untuk belajar bersama. Manfaatnya untuk kita Bersama,” ungkapnya.

Program ini dimulai awal Agustus bulan depan. Kita berharap Program ini dibuka oleh salah satu tokoh nasional, Pak Jusuf Kalla atau Prof Alwi Shihab. Program ini didukung oleh puluhan universitas atau sekolah tinggi, termasuk dari Staf Ahli Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Kami berharap kepada teman-teman yang sudah bergabung agar proaktif mengikuti Program gratis ini. Jika dinilai baik dan mendapat dukungan penuh teman-teman, tentu kita bisa lanjut pada program berikutnya,” jelasnya.

Pos terkait