LBH JARAK Berbagi Ceria Ramadhan 1446 H

LBH JARAK Berbagi Ceria Ramadhan 1446 H

MJ. Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) JARAK (Jaringan Rakyat) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan keadilan sosial dengan menggelar acara Silaturahim & Buka Puasa Bersama, yang juga dirangkaikan dengan Santunan Yatim & Dhuafa. Sehari sebelumnya, LBH JARAK juga telah membagikan takjil menjelang berbuka puasa kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini berlangsung di Komplek Purimas No.32K, Jalan Batu Jajar, Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, aktivis, hingga tokoh masyarakat dan pemuka agama.

Acara ini digelar sebagai wujud nyata kepedulian LBH JARAK terhadap mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Selain berbuka puasa bersama, para peserta juga berkesempatan berbagi kebahagiaan dengan memberikan santunan kepada mereka yang kurang beruntung.

Pimpinan LBH JARAK, Ical Syamsudin, menegaskan bahwa keadilan sosial tidak hanya diwujudkan dalam advokasi hukum, tetapi juga dalam aksi nyata membantu sesama.

“Kami di LBH JARAK percaya bahwa perjuangan untuk keadilan tidak hanya terbatas di ruang pengadilan atau advokasi hukum. Keadilan sejati juga tercermin dalam kepedulian sosial dan kebersamaan. Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi dan mempererat tali silaturahim, terutama dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dengan adanya acara ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Ical Syamsudin.

Dalam kesempatan tersebut, Ical Syamsudin juga menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini dan mengajak semua pihak untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kita kembali dipertemukan dalam suasana Ramadan yang penuh rahmat ini. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk berkumpul seperti kita hari ini, maka mari kita syukuri nikmat ini dengan kebersamaan dan berbagi kasih sayang.”

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan para donatur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada rekan-rekan panitia dan donatur yang telah berkontribusi dalam acara buka puasa bersama ini. Kehadiran kita di sini bukan sekadar untuk berbagi makanan, tetapi juga berbagi kebahagiaan, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi adik-adik yatim yang merupakan bagian dari keluarga besar kita.”

Lebih lanjut, Ical Syamsudin menekankan bahwa anak-anak yatim adalah bagian dari umat yang harus mendapatkan kasih sayang dan perhatian, bukan diperlakukan dengan perbedaan.

“Anak-anak yatim itu adalah pilihan Allah SWT. Janganlah kita yang mampu justru membuat mereka bersedih dan merasa ada pembedaan dengan anak-anak lain pada umumnya. Justru, mereka memiliki kesempatan besar untuk menjadi pribadi yang kuat dan mandiri. Hari ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama kalian, bukan hanya dalam bentuk makanan, tetapi juga dalam bentuk persaudaraan dan kepedulian.”

Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain berbuka puasa, para peserta juga mengikuti doa bersama serta sesi diskusi ringan mengenai pentingnya solidaritas sosial dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan harmonis.

“Bagi kita semua, semoga acara ini menjadi pengingat bahwa berbagi bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang kehangatan hati dan kebersamaan. Mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak amal kebaikan.”

Sebagai penutup, Ical Syamsudin menyampaikan doa dan harapan agar kegiatan semacam ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi banyak orang.

“Terima kasih kepada semua yang hadir dan semua pihak yang sudah berkontribusi dalam acara ini. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang lebih besar.”

Dengan adanya kegiatan ini, LBH JARAK berharap dapat terus menjadi jembatan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik dalam hal pendampingan hukum maupun dalam upaya menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik dan harmonis.

Penulis: CalEditor: Red