Adab Bertamu dalam Islam

DEPOKPOS – Adab merupakan istilah bahasa Arab yang berarti perilaku seseorang dalam kesehariannya. Adab juga merupakan hal yang menunjukan atau mencerminkan pada kebiasaan, etika, tingkah laku yang dianggap sebagai model.

Secara umum adab dapat diartikan dengan tingkah laku seseorang yang baik berlandaskan kesucian jiwa dan sesuai dengan sya’riat agama Islam.

Orang Muslim beriman kepada Allah SWT mempunyai kewajiban untuk memuliakan tamu, menghormatinya dengan penghormatan yang sebaiknya, karena hal-hal tersebul sesuai dengan syari’at atau ajaran Islam.

Pada hakekatnya islam sangatlah mementingkan dan memperhatikan adab dari setiap orang islam. Islam juga lebih memandang orang yang beradab dari pada orang yang berilmu. Islam ingin seluruh ummat islam berperilaku selayaknya perilaku atau adab Rasulullah SAW.

BACA JUGA:  Siap Dakwah ke Penjuru Dunia, Dompet Dhuafa Gelar Training Dai Ambassador 2023

Banyak sekali hadist hadist yang menjelaskan bahwa betapa pentingnya adab dalam bertamu salah satunya ialah hadist yang akan dibahas dalam riwayat Imam Bukhari No. 5670 tentang memuliakan tamu dan menjamunya. Artinya: Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi dari Abu Suraih Al Ka’bi, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya dan menjamunya siang dan malam, dan bertamu itu tiga hari, lebih dari itu adalah sedekah baginya, tidak halal bagi tamu tinggal (bermalam) hingga (ahli bait) mengeluarkannya.” Telah menceritakan kepada kami Isma’il dia berkata; telah menceritakan kepadaku Malik seperti hadis di atas, dia menambahkan; “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaknya berkata baik atau diam.”

Dari hadist tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa betapa pentingnya memuliakan orang-orang yang bertamu. Dalam islam tamu diibaratkan seorang raja ketika datang ketempat tinggal yang kita huni dengan tujuan memperat ukhwah yang pernah dijalin atau untuk menjalin ukhwah yang baru.

BACA JUGA:  Sedang Puasa Sunah Disuguhi Makanan, Batalin atau Terusin?

Bukan hanya dalam hadist banyak juga ayat ayat alquran yang menjelaskan tentang pentingnya adab bertamu. Salah satunya ialah surah Annur ayat 27 dan 28 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتّٰى تَسْتَأْنِسُوْا وَتُسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَهْلِهَاۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

BACA JUGA:  Tumbuh Bersama Al-Qur'an

Artinya :
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.

Dalam ayat ini mnejelaskan tentang adab kita ketika memasuki rumah seseorang yang kita kunjungi. Setelah membaca artikel ini sebagai seorang muslim kita harus memperhatikan setiap aktifitas kita, termasuk cara kita memperlakukan seseorang yang berkunjung ke tempat yang kita tempati.

Muhamad Lutfi Fuadi

Pos terkait