Banjir Demak Semakin Parah : Genangan Air Setinggi Truk

Banjir Demak Semakin Parah : Genangan Air Setinggi Truk

MJ, Demak – Banjir yang melanda Kabupaten Demak terus memburuk, dengan genangan air mencapai tinggi setara dengan truk. Berdasarkan video yang beredar di media sosial dan diakses dari akun Instagram @infodemak pada Sabtu (10/2/2024).

Kondisi di SPBU Karanganyar Demak memperlihatkan truk pengangkut barang terjebak dalam genangan air yang hampir menenggelamkan kendaraan tersebut.

Akses jalan menuju Demak dari Kudus saat ini terputus, menciptakan situasi sulit bagi warga dan kendaraan yang berada di sekitar daerah terdampak. Dampak serius terasa di Kecamatan Karanganyar, di mana warga terpaksa diungsikan sementara di Kabupaten Kudus.

Ketinggian air mencapai 1,5 hingga 2,5 meter, merendam rumah warga dan mengakibatkan kerugian besar. Saat ini, belum ada tanda-tanda surutnya banjir, dan jumlah pengungsi di Kabupaten Kudus terus bertambah, mencapai 1.292 jiwa.

BACA JUGA:  Hadiri Peringatan Hari Kartini Tahun 2024, Kompol Mutolib: Pejuang Emansipasi Perempuan

Camat Jati Kabupaten Kudus, Fiza Akbar, menyampaikan bahwa ribuan pengungsi dari Karanganyar, Demak, telah disediakan tempat pengungsian oleh Pemkab Kudus di beberapa titik. Data pengungsi per hari ini, termasuk yang mengungsi di rumah-rumah penduduk, mencapai 1.292 jiwa.

BACA JUGA:  Diyakini Bebas Calo, Ini Jadwal Rekruitmen Bersama BUMN 2023

Tempat pengungsian awalnya disediakan di atas Jembatan Tanggulangin, Terminal Jati Kudus, Balai Desa Jati Wetan, dan Kantor Koramil Jati, dengan jumlah pengungsi sebanyak 590 jiwa per Jumat (9/2/2024).

Hari ini, jumlahnya bertambah karena tempat pengungsian juga bertambah, termasuk di DPRD Kudus, Jati Kulon, Loram Kulon, Ngembal Kulon, Jepang Pakis, Tanjung Karang, dan beberapa rumah warga.

Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum para pengungsi, di Terminal Induk Jati Kudus telah disediakan dapur umum. Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Jateng, Gatut Rudi Ruliyanto, menginformasikan bahwa anggota Tagana dari berbagai daerah telah diterjunkan untuk bertugas di dapur umum. Dengan tiga shift dan setiap shift melibatkan 25 petugas, mereka memastikan kebutuhan makan dan minum terpenuhi.

BACA JUGA:  Polres Tulang Bawang Gelar Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1445 H, AKBP James: Kita Mulai Lagi Dengan Lembaran Baru

Selain itu, upaya bantuan mencakup penyediaan kasur, tenda gulung, paket berisi alat kebersihan, pakaian, perabot darurat, perlengkapan anak, selimut, dan sandang dewasa serta anak dengan jumlah yang mencukupi. Situasi banjir memerlukan kerjasama luas untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Pos terkait