BELL Manfaatkan Strategi Multi Channel untuk Dongkrak Penjualan 2023

MAJALAH JAKARTA – Upaya PT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”), emiten penyedia kain, seragam, dan fashion berkualitas untuk memperkuat penjualan melalui platform digital telah menunjukkan hasil, dimana pada tahun 2022 penjualan ritel secara online Perseroan berhasil tumbuh dua digit. Oleh karena itu, BELL akan memanfaatkan strategi multi channel untuk mendongkrak penjualan tahun 2023.

Dengan penguatan penjualan melalui platform digital tersebut, Perseroan membidik peningkatan omset penjualan sekaligus perluasan jaringan. Di samping itu, Perseroan juga tetap terus aktif menambah toko ritel offline.

BACA JUGA:  Perkembangan dan Kemajuan Bank Syariah di Indonesia

“BELL perlu secepatnya beradaptasi dengan tren peningkatan pesat kegiatan ekonomi digital, sehingga bisa turut meraih pasar ekonomi digital yang terus meningkat pesat. Untuk itu, BELL sedang gencar memperkuat penjualan secara online, tanpa meninggalkan pengembangan penjualan secara offline,” kata Sekretaris Perusahaan BELL, Terry Aditya Zulfianda.

Untuk itu, BELL telah memperkuat kanal digital Perseroan dengan penjualan di platform e-commerce Yukshopping.com bersama Trisula Group yang telah dimulai sejak tahun 2021. Di samping itu, BELL juga memasarkan produk-produknya di berbagai marketplace.

BACA JUGA:  Tantangan Ekonomi Syariah dalam Konteks Ekonomi Saat Ini

Pertumbuhan pesat penjualan secara online telah menumbuhkan harapan Perseroan untuk dapat mendongkrak total pertumbuhan penjualannya lebih tinggi lagi di tahun 2023. Pada Januari-September 2022, BELL mencatatkan penjualan sebesar Rp312,66 miliar, meningkat 6% dari Rp293,66 miliar pada periode yang sama tahun 2021.

Pada periode tersebut, penjualan domestik Perseroan tercatat sebesar Rp302,50 miliar atau mencapai 96,75% dari total penjualan BELL, sementara penjualan ekspor sebesar Rp10,17 miliar atau 3,25% dari total penjualan.

BACA JUGA:  Qoala Raih USD 7,5 Juta dalam Pendanaan Seri B+

Kontribusi penjualan domestik tahun 2022 tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dimana porsi penjualan domestik BELL sebesar 94,76% dibandingkan penjualan ekspor sebesar 5,24%. Mengingat resesi dunia yang tengah berlangsung, diperkirakan tahun ini pasar domestik akan semakin menjadi andalan penjualan Perseroan.

Pos terkait