Bulan Sya’ban Lebih Produktif dengan Amalan-amalan Ini

DEPOKPOS – Tak terasa, bulan Ramadhan yang penuh berkah sudah berada di depan mata. Semua umat muslim berlomba-lomba untuk mempersiapkan bulan ini.

Sampai tanpa sadar beberapa dari umat muslim melewatkan satu bulan sebelum Ramadhan yang sangat istimewa, bulan apakah itu?

Bulan itu adalah bulan sya’ban. Bulan Syaban merupakan bulan dalam tahun hjriyah yang berada dianatra bulan Rajab dan Ramadhan.

Bulan ini juga merupakan salah satu bulan yang diistimewakan Rasulullah SAW. Sesuai dengan hadis yang diriwayatkan Usamah bin Zain, bahwa Rasulullah Saw bersabda sebagai berikut:

“Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara Rajab dan Ramadan, yaitu bulan yang berisikan berbagai amal, perbuatan diangkat kepada Rab semesta alam. Aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa,”(HR. Nasa’i No. 2317).

Bulan Sya’ban merupakan waktu ketika semua amal-amal manusia ‘diangkat’ kepada Allah SWT dan merupakan bulan yang sangat diistimewakan Rasulullah.

BACA JUGA:  Puasa Ramadhan untuk Meraih Derajat Takwa

Tentu setelah mengetahui keutamaan bulan sya’ban akan timbul pertanyaan seperti ini “lalu apa yang harus saya lakukan dan amalkan dalam bulan sya’ban yang istimewa ini agar mendapat rahmat Allah SWT?” Berikut adalah amalan-amalan yang bisa kita amalkan sebagai umat muslim dalam melewatkan bulan sya’ban.

Menyempurnakan amalan-amalan wajib

Ini merupakan hal yang penting bagi seorang muslim, tidak hanya dilakukan di bulan sya’ban untuk menyempurnakan amalan-amalan wajib ini. Diantaranya adalah dengan memperbaiki sholat wajib dengan sholat tepat waktu, dan menyempurnakan puasa Ramadhan tahun lalu yang mungkin belum full.

Memperbanyak sholat Sunnah terutama Sholat tahajjud

Shalat Tahajud merupakan amalan sunah yang amat dianjurkan dilakukan ketika bulan Sya’ban. Allah menjanjikan surga dan diampuni dosa-dosanya sebagai ganjaran bagi orang-orang yang melaksanakan Shalat tahajjud . Seperti yang termuat dalam hadis sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ ‏”‏‏.

BACA JUGA:  Hari Jum'at, Waktu yang Tepat Membaca Surah Al kahfi

Artinya: Seperti dinarasikan Abu Huraira, Rasulullah SAW mengatakan, “Allah SWT yang maha besar dan maha kuat, turun ke surga yang terdekat dengan kehidupan manusia saat malam hanya tersisa sepertiga. Allah SWT berkata, Adakah hamba yang memohon kepadaKu sehingga Aku bisa menanggapi permohonannya? Adakah hambaku yang meminta kepadaKu sehingga Aku bisa mengabulkan permintaannya? Adakah yang memohon pengampunan sehingga Aku bisa mengampuninya?” (HR Bukhari).

Memperbanyak puasa Sunnah

Ada puasa Sunnah khusus dalam bulan sya’ban diantaranya adalah ayyamul bidh dan nisfu sya’ban. Pelaksanaan Puasa Nisfu Syakban bersifat sunah sebagaimana hadis dari jalur Mu’awiyah bin Abdullah bin Ja’far, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda sebagai berikut:

“Apabila malam nisfu syaban (pertengahan bulan Syaban), maka shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya …” (H.R. Ibnu Majah). Meskipun hadis tersebut merupakan jenis hadist lemah atau daif, mayoritas ulama seperti Mazhab Syafi’i memperbolehkan penggunaan dalil tersebut untuk menghidupkan Nisfu Sya’ban.

BACA JUGA:  Adab Bertamu dalam Islam

Memperbanyak sholawat, dzikir dan membaca Al-Qur’an

Bulan Sya’ban sebagai bulan dimana semua amal-amal manusia ‘diangkat’ kepada Allah SWT. Maka umat islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan bershalawat kepada Allah SWT untuk meminta ampunan dan kelipatan pahala dari Allah SWT.

Serta membaca Al-Qur’an. Dikutip dari laman NU Online Jatim, Hasan bin Sahal pernah meriwayatkan pertanyaan bulan Syakban kepada Allah Swt. sebagai berikut: “Mengapa ia ditempatkan di antara dua bulan agung, yaitu Rajab dan Ramadhan? ‘Aku menjadikanmu sebagai bulan untuk umat-Ku bertadarus.”

Berikut adalah amal-amal yang bisa diamalkan oleh umat muslim dalam melalui bulan sya’ban dan mempersiapkan bulan Ramadhan. Semoga tulisan ini membantu dan bisa menjadi motivasi bagi para pembaca

Anisah Puspita Sari

Pos terkait