Bunda, Hindari Makanan Ini untuk Si Kecil!

Semua orangtua pasti selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Terutama dengan asupan makanan sehat dan bergizi untuk anak-anaknya.

DEPOK POS – Makanan yang sehat adalah makanan yang dimasak sendiri di rumah. Sudah pasti makanan yang dimasak sendiri, sudah benar-benar diperhatikan kebersihan bahan-bahan makanannya. Begitupula dengan tingkat kematangan makanan tersebut.

Namun sayang, saat ini banyak sekali ibu yang kurang memperhatikan asupan makanan untuk anaknya karena sibuk bekerja.

Yuk mari simak makanan dan minuman yang tidak boleh terlalu banyak di konsumsi

Minuman bersoda

Banyak sekali yang menyukai minuman bersoda di kalangan masyarakat, walaupun rasanya yang enak kamu tidak boleh keseringan minum yang bersoda, Minuman ini disinyalir berasal dari bahan-bahan kimia berbahaya yang digunakan pada karbol, pembersih toilet. Jika minuman ini dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terlalu sering, efeknya bisa menyebabkan kanker usus dan kanker hati.

BACA JUGA:  Rayakan Hari Kesehatan Sedunia, Tropicana Slim Gelar #BeatDiabetes2023 Serentak di 36 Kota di Indonesia

Saus makanan di pinggir jalan

Makanan yang tidak boleh di konsumsi terlalu banyak yang kedua ini adalah memakan saus orang ber dagang di pinggir jalan, karna kita tidak tau cara meracik rasikan saus itu seperti apa mungkin jika memang ingin memakai saus nya mungkin bisa kamu rasakan apakah saus ini terasa asem atau tidak.

BACA JUGA:  Manfaat Konsumsi Kurma saat Sahur dan Buka Puasa

Snack

Snack ringan yang sering ditemukan di warung ataupun mini market ini menyimpan bahaya tersembunyi bagi kesehatan anak, Rasa-rasa yang ditawarkan seperti rasa keju, jagung bakar, dan sebagainya bisa mengganggu kesehatan tenggorokan. Karna rasa – rasa tersebut bukan berasal dari bahan yang alami sehingga tidak layak konsumsi. Akibatnya, anak bisa mengalami radang tenggorokan.

Cilok

Jika kita berkeliling ke area jajanan anak sekolah, cilok sering kali ditemui. Bentuknya yang sekilas mirip dengan bakso memiliki harga sangat murah. Anak-anak sekolah yang hanya memiliki uang saku terbatas sudah pasti akan menyerbu jajanan yang satu ini. Padahal, seharusnya dijual tidak dengan harga murah karena pada dasarnya cilok berbahan daging dan tepung. Ternyata di balik harganya yang murah, cilok bisa jadi diberi tambahan boraks ataupun formalin agar awet dan kenyal.

BACA JUGA:  Mengajarkan si Kecil Berpuasa Sejak Dini

Gorengan

Makanan yang digoreng mengandung asam lemak jenuh, asam lemak trans, dan kolesterol yang bisa memicu hipertensi, jantung koroner, stroke, dan gagal jantung, Kebiasaan konsumsi gorengan dalam jumlah besar akan meningkatkan asupan kalori harian sehingga berisiko berat badan naik secara menerus hingga obesitas.

Asril Gunawan

Pos terkait