Cari Solusi Macet Sawangan, DPRD Agendakan Bertemu BPJT

Pertemuan tersebut dilakukan guna menagih kejelasan janji Kementerian PUPR dalam melebarkan Jalan Raya Sawangan.

DEPOKPOS – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok akan mengagendakan pertemuan dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) . Pertemuan tersebut dilakukan guna menagih kejelasan janji Kementerian PUPR dalam melebarkan Jalan Raya Sawangan.

“Kita Komisi C sudah mempunyai agenda untuk bertemu dengan pihak BPJT Kementerian PUPR di Jakarta untuk menagih janji mereka agar segera ditindaklanjuti,” tutur Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Sitorus di Ruang Fraksi Demokrat Persatuan Pembangunan, Senin (06/03/23), dilansir situs resmi Pemkot Depok.

BACA JUGA:  45 Kelurahan di Jakarta Jadi Proyek Percontohan Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Menurut Edi, dengan beroprasinya pintu keluar tol Rangkapan Jaya serta janji BPJT yang belum ditidaklanjuti dan direalisasikan, akan menyebabkan kemacetan yang luar biasa di Jalan Raya Sawangan.

“Kita usahakan bulan-bulan ini, kita agendakan kunjungan kerja ke BPJT. Untuk menindaklanjuti perjanjian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan BPJT” katanya.

Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, pihaknya memahami dengan keterbatasan anggaran dan kewenangan, akan sulit bagi Pemkot Depok mengintervensi persoalan tersebut.

BACA JUGA:  Ada Pemadaman Listrik di Depok Hari Ini, Cek Wilayah Mana Saja!

“Masukan dari masyarakat sudah banyak dan juga kita liat langsung. Itu akses jalan baru untuk pintu keluar jalan tol. Saya pikir mobil akan tambah ribet di situ kalau tidak dibuka akses jalannya,” terang dia.

Senada dengan itu, Anggota Komisi C DPRD Depok, Edi Masturo menambahkan, pihaknya akan memperjuangkan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama antara Pemkot Depok dengan BPJT agar segera melebarkan Jalan Raya Sawangan.

BACA JUGA:  Bawaslu Jakarta Utara Menyampaikan Persiapan Matang Pengawasan untuk Pemilihan Suara Lanjutan (PSL) Mendatang

“Dengan dibukanya pintu tol di Rangkapan Jaya, mereka (BPJT) harus membuka sisi kiri dan kanannya. Dari Perapatan Mampang sampai pintu tol dan Parung Bingung sampai pintu tol,” tegasnya.

Ia meminta janji tersebut segera direalisasikan. Sebab, imbuhnya, persoalan kemacetan di area pintu keluar tol Rangkapan Jaya sudah sangat krusial.

“Sudah ada MoU dengan Dinas Perhubungan Kota Depok. Untuk itu, kita bersama eksekutif akan sidak (inspeksi mendadak) ke sana,” tandasnya.

Pos terkait