Curug Leuwi Hejo, Hidden Gems di Sentul

Pemandangan yang indah di sekitar air terjun Leuwi Hejo, air terjun ini juga sering disebut sebagai “green canyon” Bogor.

DEPOKPOS – “There’s no better place to find yourself than sitting by a waterfall and listening to it’s music” kutipan dari Roland R. Kemler merupakan kutipan yang cocok bagi seluruh warga yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta.

Kehidupan kota yang membawa penat dan ketegangan serta hiruk pikuk Jakarta yang tiada henti hanya bisa membuat kesibukan semakin parah. Ketegangan mental membuat warga Jakarta lupa untuk menghargai dan mencintai diri sendiri padahal manusia perlu menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Apakah Anda merasa seperti salah satu warga Jakarta yang terkadang ingin menyegarkan tubuh, jiwa, dan semangatnya tetapi kekurangan waktu? Tak perlu khawatir karena kini Anda bisa menikmati Surga Tersembunyi di Kabupaten Sentul yang tidak jauh dari Jakarta.

Curug Leuwi Hejo pernah menjadi destinasi wisata yang viral dan trending diposting di banyak jejaring sosial, dan saat ini selalu dipadati pengunjung dari berbagai kalangan dan daerah, terutama dari Jakarta. Nama Leuwi Hejo berasal dari bahasa Sunda, dimana Leuwi berarti “kolam” dan Hejo berarti “hijau”.

Daya tarik air terjun ini terletak pada lokasinya yang tidak jauh dari Jakarta, yakni di Kabupaten Sentul, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Tegalega Joging Track, Pilihan Masyarakat Bandung Raya & Wisatawan Domestik di Hari Minggu

Selain itu, kejernihan dan kesegaran air Air Terjun Leuwi Hejo membuat pengunjung tertarik untuk berenang dan mandi di sekitar air terjun. Karena pemandangan yang indah di sekitar air terjun Leuwi Hejo, air terjun ini juga sering disebut sebagai “green canyon” Bogor.

Perjalanan yang harus ditempuh pengunjung dari Jakarta dengan kendaraan roda empat pribadi ini memakan waktu sekitar 2-3 jam. Rute yang harus Anda lalui adalah jalan tol ke Bogor dan keluar di Sentul Selatan.

Setelah itu, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Perumahan Sentul Nirwana yang terletak di dekat objek wisata Jungle Land dan disana Anda akan menemukan “Pintu Masuk”, sebuah desa yang akan membawa Anda ke tempat parkir Curug Leuwi Hejo.

Jalur yang ada di desa ini relatif sempit dan menanjak, namun jangan khawatir, jalur yang cukup melelahkan dan mengasyikkan ini akan terbayar lunas saat melihat pesona indah Curug Leuwi Hejo secara langsung.

Setibanya anda di parkiran mobil, perjalanan belum berakhir melainkan baru saja dimulai. Curug Leuwi Hejo memiliki sejumlah curug lainnya dengan lokasi yang berdekatan yaitu Curug Leuwi Liek, Curug Leuwi Ciung, Curug Leuwi Cepet, dan Curug Baliung.

Dengan area yang luas, anda dapat memilih curug untuk menyegarkan diri sesuai dengan suasana hati anda sendiri. Jika ingin pindah dari satu curug ke yang lain pun tidak akan memakan waktu lebih dari 15 menit.

BACA JUGA:  5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Instagramable di Depok

Namun, perjalanan antar curug ini harus anda tempuh dengan berbagai tanjakan dan turunan, tetapi jangan khawatir akan kelelahan karena di Kawasan Curug Leuwi Hejo terdapat banyak sekali pos bagi para pengunjung yang ingin rehat sejenak. Selain itu, setiap pos juga dilengkapi dengan penjual minuman dan makanan ringan hingga berat.

Jika anda merupakan pengunjung yang memilih untuk menikmati seluruh curug yang terdapat di Leuwi Hejo, anda tidak perlu takut harus mengeluarkan biaya yang besar. Rincian biaya yang harus anda keluarkan adalah Rp 15.000 pada pos pertama dan tambahan Rp 5.000 pada pos kedua agar dapat menikmati seluruh curug yang ada di Kawasan Leuwi Hejo. Selain itu, tentu ada biaya tambahan untuk parkir mobil sebesar Rp 10.000.

Perjalanan anda akan berakhir pada curug yang berada di dataran paling tinggi di Leuwi Hejo yaitu Curug Baliung. Curug ini memiliki keunikan karena terdapat sebuah aliran sungai dengan arus yang cukup deras, namun tetap masuk akal untuk dilewati oleh para pengunjung dengan tingkat keberanian yang tinggi.

BACA JUGA:  Mengenal Budaya di Pulau Nias

Bagi para pengunjung yang sekadar penasaran dengan derasnya arus di Curug Baliung tetapi kurang mahir dalam berenang, anda tidak perlu khawatir karena di sekitar curug terdapat pelampung yang dapat anda sewa dan ada tali pemandu agar anda tidak tenggelam.

Selain tantangan arus yang deras, Curug Baliung juga memiliki air dengan suhu rendah yang berarti relatif dingin bagi tubuh manusia. Namun, ketika anda berani memulai merendam badan di dalam air, maka lama-kelamaan suhu air akan terasa normal di tubuh anda.

Curug Leuwi Hejo dibuka untuk umum dari pukul 07.00 hingga 17.00 setiap hari. Jika anda tertarik untuk mengunjungi curug ini dianjurkan untuk datang saat cuaca sedang bersahabat agar dapat menikmati keindahan curug secara menyeluruh dan untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, usahakan membawa baju ganti karena kurang seru jika mengunjungi Curug Leuwi Hejo tanpa berenang.

Dengan keindahan, kemudahan akses, dan biaya yang relatif murah, Curug Leuwi Hejo pantas untuk dijadikan destinasi wisata bagi anda yang ingin sejenak melepaskan penat dari kehidupan perkotaan yang menyesakkan. Fasilitas yang sudah memadai dan pengelolaan kawasan sekitar curug yang tertata juga akan memberi anda pengalaman yang sangat berkesan.

Mohammad Aqsha Maulanasati

Pos terkait