Dampak Obat Nyamuk Bakar bagi Kesehatan

Dampak Obat Nyamuk Bakar bagi Kesehatan

DEPOK POS – Seperti yang kita ketahui, obat nyamuk dipergunakan untuk mencegah gigitan nyamuk. Nyamuk mendekati manusia karna ketertarikannya pada tubuh manusia yang hangat dan lembab lalu menghisap darah manusia. Gigitan nyamuk membuat kulit manusia terasa gatal. Tidak hanya itu, gigitan nyamuk bisa menimbulkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh parasite dan virus yang masuk kedalam tubuh manusia.

Ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk membasmi nyamuk. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan obat nyamuk bakar. Obat nyamuk bakar mempunyai bentuk spiral, biasanya bewarna hijau dan memiliki bau yang khas. Cara ini memang ampuh untuk mengusir nyamuk, akan tetapi obat nyamuk ini memiliki efek samping yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia karena kandungan aktif yang didalamnya yang berbahaya bagi tubuh.

obat nyamuk bakar memiliki kandungan aktif propoxur dan transflutrin. Asap yang dihasilkan obat nyamuk bakar dapat sesak napas dan mata menjadi pedih. Sebenarnya penggunaan obat nyamuk bakar aman jika hanya digunakan sesekali,akan tetapi, terdapat juga orang yang sensitif terhadap pembakaran obat nyamuk. Dan menghirup obat pembakaran obat nyamuk terlalu sering dapat memicu efek buruk berjangka panjang seperti dibawah ini :
Ispa ( infeksi saluran pernapasan)

BACA JUGA:  Manfaat Jahe untuk Kesehatan

Studi menunjukan bahwa penggunaan obat nyamuk bakar untuk waktu yang panjang dapat meningkatkan resiko terkena ISPA. ISPA dapat ditandai dengan gejala batuk, pilek, hidung tersumbat, mudah lelah, sakit tenggorokan, demam tinggi, pusing dan sesak napas.

Kanker paru-paru

Obat nyamuk bakar berisiko menyebabkan kanker paru-paru karena mengandung karsinogen. Hal itu dipaparkan oleh seorang dokter dari Chest Research Foundation India. Bahkan obat nyamuk bakar yang telah diinovasikan tanpa asap juga melepaskan karbon monoksida dalam jumlah besar ke paru-paru.

Keracunan karbon monosida

Menurut penelitian yang dilakukan diterbitkan oleh chemosphere,pembakaran bahan aktif dalam obat nyamuk bakar dapat menghasilan formaldehida, nitrogen dioksida, sulfur dioksida, dan karbon monoksida. Karena itulah menghirup hasil pembakaran obat nyamuk bakar dapa menyebabkan seseorang mengalami keracunan karbon monoksida. Ada berbagai macam gejala yang bisa dialami oleh sesorang yang terkena racun karbon monoksida seperti sesak napas, mual, muntah, pusing dan detak jantung meningkat. Apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat ,keracunan karbon monoksida bisa mengakibatkan kerusakan otak dan komplikasi jantung.

BACA JUGA:  Ide Menu Sahur Sehat dan Praktis

Memicu asma

Obat nyamuk bakar yang digunakan terlalu sering dan berlebihan bisa meningkatkan penyakit asma dan paru obstruktif. Hal ini karena proses pembakaran dapat menyebabkan serangan asma, pernapasan hingga batuk.
Mengakibatkan ruam kulit dan alergi

Obat nyamuk bakar terdapat zat logam yang menyebabkan ruam kulit dan alergi. Jadi, berwaspadalah saat memakai obat nyamuk ini dan jangan dipakai terlalu sering.

CARA AMAN MENGGUNAKAN OBAT NYAMUK BAKAR

Untuk mengurangi dampak berbahaya dari obat nyamuk bakar,berikut adalah hal yang perlu diperhatikan saat memakai obat nyamuk bakar :

Mengikuti intruksi yang tertera pada kemasan.

Tidak menggunakan obat nyamuk bakar diruangan minim ventilasi udara.

Membuka jendela dan pintu saat menyalakan obat nyamuk bakar.

BACA JUGA:  “Screen Time“ Lama-Lama, Bikin Anak Sakit Mata dan Mental Juga

Jangan memasuki ruangan yang dimana obat nyamuk bakar dinyalakan.

Matikan obat nyamuk bakar saat ingin memasuki ruangan dan dan biarkan jendela terbuka agar terjadi pertukaran udara.

Jangan tidur didalam ruangan yang terdapat obat nyamuk bakar sedang menyala.

Menjauhkan obat nyamuk bakar dari barang yang mudah terbakar dan hindari dari jangkauan anak-anak.

Ada berbagai macam cara yang bisa kita gunakan untuk mengurangi frekuensi penggunaan obat nyamuk bakar seperti menggunakan kelambu di sekeliling tempat tidur, menggunakan raket nyamuk, dan menggunakan baju dan celana yang panjang.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan cara alami dengan menanam tanaman yang dapat mengusir nyamuk atau mengoleskan minyak esensial oil dikulit. Namun, efektivitasnya tidak bertahan lama.

Apabila anda mengalami gangguan pernapasan karena terlalu sering menggunakan obat nyamuk bakar, sebaiknya segera hentikan penggunaannya lalu konsultasikanlah kepada dokter agar mendapatkan perawatan yang tepat.

Nursyifa Fauziah
Mahasiswa Farmasi Universitas Binawan

Pos terkait