Desa Nagori Tiga Bolon Dihebohkan Penemuan Bayi Laki-laki Di Mushola Al Barokah Pangkalan Buntu

MJ, Simalungun – Desa Nagori Tiga Bolon dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki di Mushola Al Barokah, Dusun Pangkalan Buntu. Polres Simalungun, melalui Polsek Sidamanik, memberikan apresiasi atas respons cepat dari aduan warga. 23/2/2024

Polsek Sidamanik turun ke lokasi untuk memastikan keadaan bayi tersebut. Proses penyelidikan dilakukan oleh petugas bersama tenaga medis setempat pada Jumat, 23 Februari 2024, sekitar pukul 22.00 WIB.

BACA JUGA:  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/ Tahun 2024 Polres Pematangsiantar himbau kepada pengusaha SPBU agar tidak melakukan kecurangan

AKP. Verry Purba, Kasi Humas Polres Simalungun, menyampaikan pesan Kapolres Simalungun, AKBP. Choky Sentosa Meliala, S.IK., S.H., M.H., bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dengan komitmen untuk menemukan orang tua bayi tersebut.

Bayi tersebut ditemukan warga setelah mendengar tangisan bayi di sebelah kanan Mushola Al Barokah. Bayi tersebut tidur di atas lantai teras mushola, dibungkus dengan selendang kuning.

BACA JUGA:  540 Guru Madrasah Non-ASN di Cilacap Terima SK Inpassing Tahun 2023

Personil Polsek Sidamanik berkoordinasi dengan Puskesmas Sarimatondang untuk memastikan keadaan kesehatan bayi dan memberikan perawatan medis secepat mungkin.

Beberapa barang bukti seperti potong baju hitam dan sehelai kain panjang warna kuning berhasil diamankan dari tempat kejadian oleh petugas.

Bayi tersebut saat ini mendapat perawatan medis di Puskesmas Sarimatondang sambil menunggu hasil investigasi lanjutan dari pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Polres Tanah Karo Polda Sumut Gelar Tradisi Punggahan Bersama

Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.IK., S.H., M.H., menekankan perlindungan terhadap anak sebagai tanggung jawab bersama untuk menjaga kesejahteraan anak di masyarakat.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif melindungi anak-anak dan melaporkan kasus serupa atau tindak kekerasan terhadap anak.

Pos terkait