Desain Produk Sebagai Media Komunikasi Antara Penjual dan Pembeli

Desain Produk Sebagai Media Komunikasi Antara Penjual dan Pembeli

MAJALAH JAKARTA – Dalam membuat produk pastinya tampilan desain produk harus menarik sehingga mempunyai nilai tambah di mata konsumen. Dimana desain produk sebagai media penyampaian pesan tentang informasi kandungan produk di dalamnya melalui tulisan informatif yang memberikan kesan kepada konsumen dan dapat memutuskan untuk membeli. Dalam pembuatan desain produk haruslah simple, kreatif, dan inovatif agar penjual mendapatkan respon yang positif dari pembeli. “Desain produk merupakan kelengkapan fitur yang berpengaruh terhadap produk untuk dilihat, dirasakan, dan berfungsi bagi pembeli” (Kotler & Keller, 2017:369). Dapat disimpulkan desain sebagai tampilan produk yang mempunyai ciri khas sehingga terbentuk perbedaan dengan produk lain.

Desain merupakan bagian dari proses komunikasi visual yang berguna untuk menyampaikan pesan atau informasi oleh karena itu harus dibuat semenarik mungkin. Maka dibutuhkan pemikiran kreatif sebagai bentuk gagasan pesan apa yang ingin disampaikan karena di zaman sekarang ini sudah banyak tampilan desain produk yang unik sebagai representasi produk.

BACA JUGA:  Media Sosial dalam Komunikasi Bisnis

Desain disebut sebagai ciri khas suatu produk sehingga konsumen dalam memilihnya didasarkan kepada dua atau lebih pilihan alternatif. Dalam memutuskan pembelian memerlukan ketelitian dan ketepatan produk baik barang maupun jasa. Kadangkala konsumen akan menimbang merek, harga, dan kualitas dari beberapa pilihan. Hal ini yang membuat desain berperan penting dalam menampilkan kesan produk yang dapat dilihat konsumen.

Representasi desain disesuaikan dengan jenis produk yang dijual, dalam bidang kuliner dapat dibuat desain logo makanan, misal spesialis hidangan ayam maka dibuatlah animasi ayam yang menarik disesuiakan juga pilihan warnanya sesuai dengan warna asli ayam seperti kuning atau coklat untuk badannya terus ada jengger warnanya merah dan sebagainya. Kemudian bentuk kemasan bisa bulat, lonjong, dan kotak, pemilihan font tulisan yang lebih tegas dan jelas sangat penting. Kemudian lihat desain produk kompetitor, timbulkan ciri khas pada desain yang anda buat.

BACA JUGA:  Perilaku Remaja Konsumtif

Dalam indikator pemilihan warna dalam desain merupakan masalah yang kursial dimana seringkali sulit menentukan kecocokan antara warna dasar dengan warna elemen ataupun tulisan. Ada beberapa teknik pemilihan warna dengar color wheel, Pertama warna komplementer yaitu warna yang saling melengkapi dimana warna tersebut bersebrang dengan warna inti. Kedua warna analog yaitu warna yang teletak berdampingan dengan warna yang inti. Ketiga, warna triadic yaitu wrna yang membentuk segitiga sama sisi.

BACA JUGA:  Rumah Adat Melayu, Hunian Kayu Tradisional yang Unik Limas Potong

Ketika anda sudah mengerti keselarasan antara warna, font, dan elemen yang digunakan maka desain yang anda buat bisa menarik perhatian konsumen. Akan tetapi selain masalah warna, dalam menulis tulisan dalam produk tidak perlu bertele-tele gunakan kata-kata yang jelas, mudah dimengerti, dan simple. Kata – kata yang anda buat juga harus menarik contoh produk KFC terdapat slogan “jagonya ayam”. Itu sangat menarik dan mudah diingat. Maka dari itu buatlah kata – kata yang bisa mempersuasi konsumen.

Jumara Tori Syahaya, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Prodi S1 Akuntansi, Universitas Pamulag

Pos terkait