DPRD Depok Soroti Masalah Anggaran Kegiatan Hibah dan UMKM

DEPOKPOS – Kunjungan parlemen DPRD Kota Depok yang dilakukan anggotanya dalam berbagai kelompok fraksi yang ada, saat menemui konstituennya‎ banyak ditemukan temuan masalah yang disampai warga masyarakat Kota Depok di 11 Kecamatan dengan 63 Kelurahan.

Temuan masalahnya diantaranya tentang anggaran program hibah di berbagai dinas dan lembaga dan kegiatan pembinaan pelaku ekonomi khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tidak efektif dan tidak efisien meningkatkan produktivitas usahanya.

Dalam proses rapat paripurna laporan hasil reses semua fraksi DPRD Kota Depok, diantaranya Fraksi Gerindra oleh Ketua dan Sekretaris Fraksi Gerindra H. Mohamad HB, SE dan H.Hamzah, SE.MM, akhir pekan kemarin.

Menurut laporannya, seharusnya anggaran dana hibah dan pembinaan pelaku ekonomi UMKM, dapat mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat.”Program program dan kegiatannya harus pula sejalan dengan kondisi dan keadaan masyarakat, serta harus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Ketua Fraksi Gerindra H. Mohammad HB.SE.

Dikatakann, ‎dalam menyerap aspirasi dapat diketahui dengan tepat, tentang apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat. Aspirasi langsung Fraksi DPRD dari masyarakat, seluruh anggota Fraksi selalu mendengar dan melihat fakta lapangan. Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat antaranya: Bidang infrastruktur, masalahnya meliputi masalah perbaikan jalan, pengaspalan dan betonisasi jalan juga masalah pembangunan turab yang dibutuhkan perbaikan oleh banyak warga masyarakat Depok.

BACA JUGA:  Satgas Pangan Polres Metro Jakarta Barat Terjun Ke Sejumlah Pasar Di Jakarta Barat Pastikan Stok Beras Aman Saat Bulan Suci Ramadhan

Selain itu, lanjut Mohammad HB.SE, diperlukan peningkatan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Apalagi banyak terjadi kejahatan kriminalitas pada jalan dan jembatan di lingkungan yang rawan “gelap” tidak ada PJU.

“Walikota sebagai kepala pemerintah daerah harus bertangung jawab dan berupa maksiml gunakan anggaran. Yang dimiliki dengan mencari solusi permasalahannya yang lebih efektif dan efisien. Hingga juga mampu mengurai kemacetan,” katanya menambahkan bahwa masih banyak jalan yang sudah puluhan tahun diprogramkan tapi tidak pernah dilebarkan dan ada jalan tembus Timur Barat Kota Depok.

Bidang Pemerintahan, Administrasi Pemerintahan dan Kependudukan. Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi : Meminta pada pemerintah untuk membantu pengurusan surat – surat legalitas rumah Ibadah.

Fraksi Gerindra ‎juga meminta pada pemerintah untuk lebih banyak melakukan sosialisasi mengenai permasalahan hibah tanah untuk pembangunan Posyandu dan posbindu meningkatkan sosialisasi untuk pembuatan akta kelahiran bagi warga yang telah dewasa.

Meningkatkan sosialisasi tentang program – program pemerintah Kota Untuk Bidang Kesehatan aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi: ‎Meningkatkan pelayanan puskesmas sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat. Meningkatkan Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah, terutama bagi pasien BPJS memperbanyak perlengkapan untuk posyandu yang sudah ada.

BACA JUGA:  Peduli Gempa Cianjur, Sekolah Sekolah Cenderawasih Kembali Salurkan Bantuan

“Agar Pemerintah memberikan bantuan dana operasional Posyandu untuk menambah gizi balita. Perlunya peningkatan sosialisasi bahaya merokok bagi anak-anak remaja. Masyarakat meminta pengadaan mobil ambulance,” ujar Ketua fraksi Gerindra DPRD Kota depok dalam laporananya.

Sedangkan pada Bidang Kebersihan Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi: meningkatkan intensitas pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat, serta masih terdapat banyak wilayah yang belum dilayani oleh Truk pengangkut sampah.

Memperbanyak pengadaan tempat pembuangan sampah. Sementara memperbanyak pengadaan gerobak sampah, tempat sampah.. Memperbanyak sosialisasi tentang Bank Sampah.

Dan, Bidang Kesejahteraan Masyarakat Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi: meningkatkan hibah dan bantuan sosial untuk masyarakat/ Meningkatkan perhatian terhadap anak yatim piatu. Meningkatkan dan memperbanyak program pelatihan bagi ramaja.

Meningkatkan program perbaikan terhadap Rumah Tidak Layak Huni, karena banyaknya usulan RTLH yang belum terealisasi. Meningkatkan dan memperbanyak program pelatihan bagi remaja.

Untuk Pelaku UMKM dan Koperasi agar lebih diperhatikan dan dibantu oleh Pemerintah Kota, baik dari segi perijinan, permodalan maupun pemasaran, termasuk kelompok usaha perikanan dan peternakan/ Banyak pengurus RT dan RW yang meminta diberi seragam dengan warna yang berbeda dengan ASN.

Sementara Bidang Pendidikan . Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi: Agar Walikota sebagaoi Kepala Pemerintah Kota, dapat memberikan solusi terhadap banyaknya ijasah dari murid yang masih ditahan oleh pihak sekolah karena murid tersebut belum melunasi biaya sekolah.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Gelar Pesta HUT, Warganya Malah Demo Tuntut Hak Pembayaran Lahan Tol

“Meminta kepada Pemerintah Kota untuk mengadakan program beasiswa untuk anak – anak yang tidak mampu. Agar Pemerintah Kota memperbanyak pengadaan Taman Bacaan agar meningkatkan kegemaran membaca di masyarakat. Masih ada anak – anak/siswa di kota Depok yang tidak bersekolah karena tidak lolos PPDB serta tidak mampu membayar biaya pendidikan di sekolah swasta,” ditegaskan dalam laporannya.

Juga dikemukakan masalah ada terdapat gedung sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan, serta tidak aman bagi guru maupun murid. Bahwa sekolah merupakan bangunan yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa, sehingga harus dikaji lebih dalam apabila ingin mengganti gedung sekolah.

Kemudian Bidang Keamanan. Aspirasi dan permasalahan yang disampaikan meliputi: Kesejahteraan para Linmas untuk ditingkatkan. Pemerintah Kota berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk pengawasan terhadap peredaran narkoba dan minuman keras yang semakin meluas.

“Dimana pada saat ini sudah sampai ke tingkat RW dan RT. Agar Pemerintah Kota berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk pengawasan terhadap murai maraknya remaja yang tawuran,” demikian Fraksi-fraksi di DPRD Kota Depok dalam laporan hasil resesnya bulan Januari 2023.

Pos terkait