dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, M.Th Ingin Membawa RS UKI Garden Hospital

MJ, Jakarta – Dibawah kepemimpinannya memasuki tahun ke 2 sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia dr. Ruyandi Hutasoit Sp.U, M.Th ditahun 2023 ini menegaskan bahwa Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia dengan wajah baru di dalamnya. Dimana seluruh ruangan dari IGD, kamar perawatan mengalami perubahan yang terbaik dan rapih. Jadi, standard kamar RS UKI sama dengan standard dengan rumah sakit yang lainnya. Baik yang tipe A maupun tipe yang lebih rendah, kenapa karena BPJS mengatakan harus memenuhi standard yang Namanya Kelas Rawat Inap Standard (KRIS) . Dimana tempat tidurnya standard bagus, WC yang cukup lebar lalu harus ada fintilator yang bagus, lampu lampu bagus dan terang.

“Jadi sekarang kalau mau masuk ke RS UKI khusus keruangan keruangan pasti akan terseyum ceria dan kagum karena standardnya sudah sama semua,” ucap bangga Ruyandi mengawali perbincangannya kepada Majalahjakarta diruang kerjanya Ka (20/12/2023).

Dipertegas Ruyandi Kembali, bahwa RS UKI tidak kumuh, endah, sekarang Rumah sakit UKI sudah berubah total.

“Sudah sangat modern bahkan dengan rendah hati saya mau katakan tidak banyak rumah sakit di Indonesia ini atau tepatnya di kota Jakarta yang besar ini jika lihat ke kiri dia lihat taman, ke kanan dia lihat taman juga. Karena di Jakarta ini semua Gedung, jadi hanya ada di UKI seperti itu, mereka bisa berjemur olahraga dan sehat. Ini mahal sekali,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pentingnya Transformasi Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Kedepan keinginan Ruyandi ingin membawa rumah sakit UKI Garden Hospital supaya oksigen itu penting untuk Kesehatan untuk semua pasien rumah sakit di RS UKI karena banyaknya tumbuh tumbuhan ada di sekitar rumah sakit.

“Jadi rumah sakit yang bagus itu ia yang bersatu dengan alam jadi suasananya pun asri bisa mendengar burung burung berkicau,” ujarnya lagi.

Disisi lain Ruyandi menerangkan, untuk ruangan operasi pun rumah sakit UKI seperti ICU semua standard bagus semua. Jadi oksigen sudah ditaruh di dalam sudah di dinding dibuat. Jadi semua pasien maupun yang berkunjung bisa melihat sendiri akan perubahan yang dibuat rumah sakit UKI.

“Kalau kami membuat rumah sakit untuk semua orang. Kita tidak membeda bedakan,” katanya.

Berbicara mengenai sumber daya manusia yang ada di rumah sakit UKI sendiri kata Ruyandi, SDM RS UKI sebagai rumah sakit Pendidikan utama dan juga sekaligus rumah sakit umum tipe B dan rumah sakit Pendidikan utama kita telah memenuhi akreditasi umum tipe B paripurna dan kedua rumah sakit Pendidikan. Karena semua semua dokter umum di didik semua bahkan karena kita sudah 5 tahun sebagai rumah sakit Pendidikan utama pemerintah mengijinkan kita mengadakan Pendidikan spesialis. Sudah tentu ada peraturannya lagi.

“Tapi standard pertamanya sudah dipenuhi. Kalau belum 5 tahun tidak bisa,” terangnya.

BACA JUGA:  Mudik Lebih Awal, Aman dan Berkesan, Berangkat!

Sementara untuk para pengajar para dokter dan perawat di rumah sakit UKI sendiri kata Ruyandi, sebagai rumah sakit Pendidikan, ada 23 institusi Pendidikan diluar yang mengirim siswanya untuk belajar di RS UKI, ada yang belajar tentang radialogi, medical record, dan belajar diruang ruangan perawat.

“Jadi kita menjadi berkat tak terbatas, baik itu dokter, perawat atau kehususan dalam RS seperti orang orang di farmasi, orang orang yang memperdalam di laboratorium, datangnya ke RS UKI. Untuk ambil akreditasi supaya lulus ahli dalam bidangnya masing masing, ucapnya.

Dipertegaskan Ruyandi, menyambut Dies Natalis RS UKI sudah menginjak 50 tahun, kalau Fakultas Kedokterannya sudah 60 tahun, kalau UKI sendiri sudah 70 tahun.

“Bagi kami, bagian dari Fakultas Kedokteran awalnya. Jadi Pimpinan Fakultas Kedokteran adalah Direktur rumah sakit, tapi sehubungan adanya peraturan baru, harus kita sesuaikan. Akhirnya sendiri sendiri. Dekannya sendiri, direkturnya sendiri. Tapi kita tetap satu wadah di bawah UKI,” tegasnya kembali.

Jadi program kerja yang sudah di jalankan RS UKI selama 2023 ini kata Ruyandi karena ini RS bersyukur atas fasilitas yang sudah terbaik yang berikan terasa sekali banyak pasien yang datang ke RS UKI. Karena semua fasilitas sudah terbarukan semua ditambah lagi yang paling penting adalah pelayanan yang terbaik.

“Jadi dari bulan Januari 2023 hingga Desember ini tidak ada kata berhenti mengadakan Pembangunan di RS UKI banyak perubahan perubahan ada di dalamnya. Tapi kita terus meningkatkan lagi. Demikian juga para dokter dokter spesialis ditambahkan”.

BACA JUGA:  Pangdam II/SWJ Pimpin Sertijab Danrem 042/GAP

Bagi diri Ruyandi merasa ada kebanggan RS UKI ada perubahan di dalamnya baik para dokter, perawat semua memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien yang ada RS UKI dengan ramah. Bahkan para pasien yang masuk RS UKI terus bertambah dan bertambah. Ini semua karena adanya kemauan untuk berubah ke yang lebih baik lagi.

“Memasuki tahun 2024 nanti kami akan melengkapi seluruh perlengkapan dan tenaga spesialis supaya mereka siap untuk mendidik Pendidikan dokter spesialis dan dokter umum. Kita terus mengembangkan diri diluar untuk pelayanan pelayanan yang ada. Untuk Kerjasama dengan istansi lain maupun perguruan tinggi lainnya,” pintanya.

Diakhir perbincangan Ruyandi mengucapkan Puji Tuhan dapat dipercaya sebagai Direktur Utama ini tahun ke dua. Baginya merasa puas dalam menjalan pekerjaan ini untuk melayani banyak orang. Dan semua ini karena dukungan dari Yayasan UKI sendiri yang dipimpin oleh Edward Sirait sangat agresif yang mensport dan menolong dan mengarahkan disemua kepala kepala bidang yang ada di RS UKI untuk maju bersama. Semua nilai positif selalu dia berikan. Jadi untuk tahun 2024 RS UKI menjadi terkemuka di Jakarta Timur, pungkasnya.

Pos terkait