Dua Maling Spesialis Rumah Kosong di Cipondoh Berhasil Ditangkap Polisi

MJ, KOTA TANGERANG – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cipondoh, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian spesialis rumah kosong pada Kamis, 1 Februari 2024.

Keduanya, berinisial AA (26 tahun) dan YG (26 tahun), merupakan warga Cipondoh, Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kapolsek Cipondoh, Kompol Evarmon Lubis mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 12 Januari 2024, dinihari WIB, di Jalan Tugu, Gang Blok Mede, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Menurut Evarmon, korban Nur bersama keluarganya sedang berada di luar Kota, yakni Bogor, saat kejadian. Ketika kembali, mereka terkejut melihat kamar dalam keadaan berantakan.

BACA JUGA:  Kepala BNNK Gresik Kunjungi Lapas Lamongan Guna Perkuat Kolaborasi Sukseskan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju

Setelah diperiksa, dua celengan berisi uang tunai senilai 17 juta rupiah yang disimpan di lemari kamar raib. Korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Cipondoh.

Kanit Reskrim AKP Kurniawan dan tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi dan rekaman CCTV. Dari hasil penyelidikan, pelaku adalah dua pria warga setempat, yakni AA dan YG, yang tinggal tidak jauh dari rumah korban. Keduanya sempat kabur alias buron.

BACA JUGA:  Tiga Pelaku Penganiayaan dan Pembakaran Mobil Wartawan di Medan Telah Ditangkap

Pada Rabu, 31 Januari, kedua pelaku berhasil ditangkap di Jalan Tugu I Gang Blok Mede, Cipondoh, dan dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan.

Menurut keterangan Kapolsek, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Mereka masuk ke rumah korban dengan naik ke atap rumah, merusak kaca jendela kamar, dan pintu lemari.

BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Siap Amankan Kampanye Akbar di JIS dan GBK

Barang bukti dua celengan tersebut telah dibakar untuk menghilangkan jejak. Uang tunai senilai Rp.12.400.000 dibagi dua dan digunakan untuk membayar hutang serta keperluan pribadi.

Keduanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Pos terkait