Dukung Optimalisasi Zakat, Sinergi Puspita Resmi Menjadi Mitra Pengelola Zakat Dompet Dhuafa

DEPOKPOS – Pada Kamis, 9 Maret 2023, Sinergi Puspita resmi ditunjuk oleh Dompet Dhuafa sebagai salah satu mitra strategis dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada mustahik (penerima zakat).

Indonesia memiliki potensi zakat yang luar biasa. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh BAZNAS R1 pada tahun 2022, potensi zakat skala provinsi di Indonesia mencapai Rp 4,37 triliun.

Potensi zakat skala provinsi berada di regional Jawa yaitu Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 547,4 miliar, disusul Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan potensi masing-masing sebesar Rp 535,4 miliar dan Rp 505,4 miliar.

BACA JUGA:  Sekolah Cenderawasih Peduli Korban Gempa Cianjur

Sinergi Puspita ikut serta dalam bergerak untuk mengoptimalkan potensi Zakat di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan dikukuhkannya Sinergi Puspita sebagai Mitra Pengelo Zakat (MPZ) Dompet Dhuafa.

Pengukuhan Yayasan Sahabat Sinergi Puspita sebagai Mitra Pengelola Zakat (MPZ) dilakukan secara langsung oleh Direktur Komunikasi dan Teknologi Dompet Dhuafa, Hardi Putra dan diterima oleh Dewan Pembina Sinergi Puspita, Hendro Wibowo dan Ketua Yayasan, Nia Adriani.

BACA JUGA:  Rumah Zakat dan Oke Oce Peduli Berbagi Buka Puasa di desa Berdaya Bojong Pondok Terong

Menjadi mitra penghimpunan dan pengelolaan zakat menunjukkan keseriusan Sinergi Puspita dalam upaya optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia.

“Ini merupakan salah satu langkah kami dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pemanfaatan zakat. infak, serta sedekah.” ujar Nia selaku Ketua Yayasan.

BACA JUGA:  Cinta Qur’an dan Hygiene Kit di Penjuru Negeri Bersama Paragon Corp

Dalam pengelolaan zakat, Sinergi Puspita juga memerhatikan regulasi yang ada di Indonesia, sehingga pengelolaan zakat dapat dilakukan dengan profesional.

“Mengelola zakat memang perlu dikelola professional dan aman secara regulasi sesuai UU.” papar Hendro, Dewan Pembina Sinergi Puspita.

Pos terkait