Ekonomi Cianjur Pasca Gempa

Ekonomi Cianjur Pasca Gempa

DEPOK POS – Indonesia negara yang sangat rawan dengan bencana geologi, khususnya gempa bumi. Hal ini berkaitan dengan gempa bumi yang terbentuk dari empat lempeng tektonik yang berada diindonesia.

Merujuk catatan badan geologi dari tahun 2000 hingga 2021 telah terjadi sebanyak 5 hingga 26 kejadian gempa bumi merusak (Destructike Earthquake) diindonesia artinya kejadian gempa bumi tersebut telah mengakibatkan terjadinya korban jiwa, kerusakan bangunan, kerusakan lingkungan, kerusakan harta benda.

Menurut saya jika pemerintah sudah mengetahui bahwa indonesia berada pada situasi ini, pemerintah harus memikirkan risiko yang mungkin terjadi dan memikiran penanggulangannya, karena ini sangat penting bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat selain itu bukan hanya untuk jangka pendek saja namun berpengaruh untuk jangka panjang juga.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022. Gempa ini terjadi pada kekuatan maghnitudo 5.6 ini memiliki dampak yang besar bahkan menelan korban jiwa yang besar serta merusak banyak bangunan, besarnya gempa cianjur sangat berpengaruh bagi daerah sekitarnya, seperti Bekasi, bandung, Jakarta dan lain-lain.

BACA JUGA:  Mengatasi Tantangan dalam Memilih Karir yang Tepat

Kepala BMKG Dwikorita menuturkan bahwa penyebab gempa bumi cianjur terjadi akibat patahan geser dengan besar 5.6 magnitudo. Dia juga menuturkan bahwa gempa yang terjadi berpusat disekitar sukabumi-cianjur diduga akibat pergerakan sesar cimandiri. sesar cimandiri memiliki arti sesar aktif atau patahan yang terletak di daerah-daerah jawa barat dengan barat daya dan timur laut sebagai orientasi arahnya.

Dari penyampaian pihak kepala BMKG ini bisa dijadikan sebuah pelajaran dan kewaspadaaan di kemudian hari bagi pemerintah. agar untuk kedepannya lebih baik mempersiapkan penanggulangan, Seperti membangun rumah pengungsian husus korban bencana, yang sudah tersedia lengkap didalamnya, kamar mandi, perlatan makan dan lainnya.

Daryono (kepala pusat gempa bumi dan tsunami BMKG) menjelaskan bahwa di jawa barat ada beberapa wilayah termasuk cianjur yang termasuk kedalam Kawasan seisimik aktif dan kompleks yang menjadi salah satu penyebab mengapa cianjur adalah daerah rawan gempa dan cenderung terkena dampak gempa dangkal dan hal ini yang menyebabkan ada beberapa sesar-sesar di daerah tersebut. Karena hal itulah Daryono mengatakan gempa cianjur kemarin merupakan gempa dangkal namun dengan kekuatan yang besar bisa menyebabkan kerusakan yang signifikan.

BACA JUGA:  Cara Kerja Program Afiliasi

Akibatnya banyak warga yang kehilangan rumah dan saudara yang juga menjadi korban gempa. Pemerintah juga sudah mengambil tidakan cepat terhadap penangan korban gempa, seperti bantuan, air, toilet umum, bantuan makanan serta bantuan pokok lainnya. Diluar dari hal-hal yan dilakukan pemerintah banyak influencer, artis, dan tokoh-tokoh lain yang turut membantu masyarakat warga cianjur.

Namun disisi lain dengan gempa yang terus berlanjut dan juga bantuan yang tidak mungkin akan terus ada, berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat cianjur, banyak warga yang kehilangan pekerjaan serta ekonomi yang terguncang karena kerugian yang didapat dari gempa bumi ini. Meskipun sudah ada bantuan dari pemerintah dan lain-lain, namun tetap saja itu tidak akan mencukupi untuk jangka waktu yang panjang.

Saat ini pihak pemerintahan cianjur juga sedang merancang relokasi anggaran untuk warga lanjut usia yang wajib mendapat bantuan program keluarga harapan (PKH) kementerian sosial. Agar kelangsungan hidup dapat dijamin kementerian sosial.
Untuk remaja juga pemerintah akan memberikan pelatihan dan modal usaha sesuai keahlian. Kedepan mereka dapat membuka usaha sendiri atau menjadi pelaku UMKM dengan produk unggulan sesuai dengan target.

BACA JUGA:  Potensi Digital Marketing bagi Perkembangan Bisnis

Menurut saya keputusan pemerintah untuk memberikan pelatihan serta bantuan kepada warga lanjut usia sangat bangus, karena setelah bencana alam gempa bumi banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan harta simpanan untuk mereka bertahan hidup. Mungin setelah pelatihan ini para korban bencana termotivasi untuk menggunakan donasi dari masyarakat luar sebagai modal usaha. Jika tidak ada tindakan ini dari pemerintah maka angka pengangguran akan meningkat dan berpengaruh bagi kesatabilan ekonomi indonesia.

Keputusan pemerintah cianjur juga didukung oleh pemerintah pusat. Pemerintah pusat berfokus kepada pemulihan sedangkan pemerintah daerah berfokus pada pemulihan ekonomi. Bahkan pemerintah daerah sedang menganggarkan dana vhusus untuv vejadian ini.

Keputusan pemerintah untuk gempa cianjur ini perlu diapresiasi karena pemerintahan sangat bergerak cepat, jadi proses penyelamatan dan proses perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.

Oleh Ghina Mar’atushalihah
MANAJEMEN BISNIS SYARI’AH STEI SEBI

Pos terkait