Euforia Konser Coldplay di Masyarakat +62

Oleh: Jasmine Fahira Adelia Fasha, Freelancer di Depok

Belakangan ini, warga +62 sedang ramai-ramainya membicarakan konser salah satu band asal Inggris yaitu Coldplay yang dijadwalkan akan mengadakan konsernya ke Indonesia pada 15 November 2023 nanti. Warga Indonesia lantas tidak menunda-nunda untuk membeli tiket Coldplay meski harganya terbilang mahal. Harga tiket konser Coldplay sendiri dibanderol dengan harga termahalnya senilai Rp11.000.000 dan termurahnya senilai Rp800.000.

Bacaan Lainnya

Coldplay sendiri memang band yang fenomenal dan sudah lama menjadi teman bagi para fansnya baik yang kalangan tua maupun muda. Namun, mirisnya masyarakat rela membeli tiket konser sampai harus mengikuti “war” hanya berlandaskan FOMO atau fear of missing out saja. Sebagian masyarakat rela membeli tiket Coldplay sampai menggunakan tabungannya, mencari pekerjaan sampingan, bahkan sampai menggunakan pinjaman online. Sungguh miris.

BACA JUGA:  Naiknya Harga Kebutuhan Pangan, Menambah Hidup Makin Sulit

Memang, hidup di zaman dengan standar duniawi yang tinggi tidak jarang membuat masyarakat, khususnya kawula muda untuk mengikuti gaya hidup yang tinggi. Tentu bukan suatu hal yang mudah untuk bisa bertahan di tengah kapitalisme dunia yang tak henti-hentinya menggiring anak muda ke arah hedonisme. Namun sebagai Muslim, seharusnya kita tahu bahwa Allah tidak pernah menyuruh atau mengharapkan mengikuti atau sesuai dengan standar yang dibuat oleh dunia saat ini.

Sebagai Muslim, perlu memilah-milih suatu pilihan dengan bijak dan sesuai dengan aturan-Nya bukan aturan manusia. Apakah jika menonton konser akan mendatangkan kebaikan atau justru mudharat? Biasanya dalam konser akan ditemukan ikhtilat (campur baur antar laki-laki dan perempuan), waktu shalat yang mungkin tertunda, dan hal-hal tidak terduga lainnya. Itu semua mengarah kepada aktivitas yang tidak sesuai syariat.

BACA JUGA:  Jokowi Bagai Malin Kundang Politik Bagi PDIP

Lebih dari itu, Rasulullah SAW juga sudah menerangkan kepada kita umatnya untuk bijak dalam menggunakan harta yang sudah Allah titipkan untuk kita. “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya ke mana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya, dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” (HR Tirmidzi).

Apakah kita sudah siap bertanggung jawab dengan pilihan kita kepada Allah? Apakah Allah tidak akan bertanya kepada kita? Tentunya, Allah pasti akan mempertanyakannya kepada kita. Maka sebagai hamba-Nya, kita perlu pertimbangkan dengan baik sebelum memilih agar tidak salah langkah dan keluar dari koridor syariat-Nya.

BACA JUGA:  Pacaran? No Way!

Sebenarnya untuk bisa memahamkan masyarakat tidak bisa hanya dari satu individu ke individu lainnya. Sangat diperlukan adanya peran negara dalam membina masyarakat agar tidak lagi menggampangkan sesuatu hal yang sifatnya semu atau sementara. Namun sayangnya, negara justru membiarkan masyarakat dan turut mendukung apa yang dilakukan oleh masyarakat. Karena lagi-lagi, selama sistem Islam belum ditegakkan, semua akan tetap ada pada asas kepentingan. Begitu juga dengan konser Coldplay, yang jelas-jelas dipasilitasi oleh negara. []

Pos terkait