Fasilitas Gratis, Lengkap & Modern Untuk Masyarakat di BLK Bandung. Wasekjen PBNU: “Ini Otokritik Bagi Kami.”

MJ, Bandung – Mengawali tahun baru, Balai Latihan Kerja yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Bandung, Jawa Barat, mendapat kunjungan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Isfandiari MD (Wasekjen). Selasa 2/01/2024

Kedatangan beliau disambut langsung di ruang kerjanya oleh kepala BLK, Didin Sholahudin S.E, M.M. yang didampingi oleh Kabag Umum, Dimas Raditya Wardana S.E dan Koord Pemberdayaan, Susanto, ST.,M.Si.

Perbincangan menarik kedua lembaga ini fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia di Indonesia khususnya di Jawa Barat yang sangat besar termasuk santri santri di berbagai pesantren. “Sekarang kita sangat terbuka untuk semua lapisan masyarakat termasuk santri jika ingin mendapatkan pelatihan di berbagai bidang yang ada di BLK ini.” Kata Didin.

BACA JUGA:  Banjir Bandang Mengguncang Grobogan, Jawa Tengah : Evakuasi Warga Dilakukan dengan Cepat

“Pelatihan di BLK ini semuanya gratis, lamanya palatihan mulai dari 200 sampai 1200 jam, delapan jam perhari.” Ujar Susanto ketika mengajak majalahjakarta.id ke beberapa ruang pelatihan yang sangat luas dengan lengkap.

Dalam kapasitasnya sebagai Wasekjen PBNU bidang ekonomi, Isfan menyampaikan bahwa jutaan Nahdliyyin yang ada di berbagai daerah khususnya di Jawa Barat belum maksimal memanfaatkan keberadaan BLK Bandung yang begitu sangat lengkap peralatannya, lingkungan yang nyaman dan semakin kekinian dari sisi infrastruktur bangunannya. “Ini jadi otokritik bagi kami yang mempunyai jaringan luas hingga pengurus kecamatan,” paparnya.

BACA JUGA:  POLSEK JAJARAN POLRES PEMATANG SIANTAR JAGA KAMTIBMAS LEWAT JUM'AT CURHAT KAMTIBMAS

Kepala BLK, Didin Sholahudin sangat antusias bila kedepan PBNU bisa bersinergi dengan BLK Bandung untuk mencetak santri santri dengan usia minimal 18 tahun untuk belajar, berlatih sampai mahir untuk bisa dimanfaatkan oleh banyak perusahaan. Apalagi jika pesantren pesantren bisa memproduksi sesuatu oleh para santri santri yang telah dilatih di BLK.

BACA JUGA:  Warga Desa Hiliweto Gido Dihebohkan Atas Penemuan Mayat Pria Di Dalam Kebun

Dalam kesempatan yang sama Gin Kurnia dari komunitas motor Mmc Outsiders Indonesia memberi ide agar keberadaan BLK ini bisa menjadi tempat berkumpulnya penghobi otomotif. Ide ini disambut antusias oleh manajemen BLK. Sementara Deny Wantoro (Billy) yang menjabat sebagai ketua pariwisata Kecamatan Lengkong Bandung lebih menekankan kepada registrasi via online dan sertifikasi bagi yang sudah menempa ilmu di BLK Bandung.

Pos terkait