FOTO: Penjajah Israel Bunuh 700 Warga Gaza dalam 24 Jam

Salah satu angka kematian harian tertinggi sejak perang dimulai ketika tentara penjajah Israel menargetkan kamp pengungsi Jabalia.

GAZAPALESTINA – Serangan penjajah Israel di Gaza semakin meningkat, menyebabkan kematian dan kehancuran di seluruh wilayah Gaza.

Sedikitnya 700 warga Palestina telah terbunuh dalam 24 jam terakhir – salah satu angka kematian harian tertinggi sejak perang dimulai pada 7 Oktober.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  21 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Brutal Militer Israel

Dari utara hingga selatan, warga Palestina di Gaza mengatakan tidak ada tempat yang aman.

Asap dan debu membubung setelah serangan udara Israel menghantam sebuah bangunan tempat tinggal dan menimbulkan korban jiwa di Tall az-Zaatar, Gaza utara, pada Minggu. [Fadi Alwhidi/Anadolu]
Asap dan debu membubung setelah serangan udara Israel menghantam sebuah bangunan tempat tinggal dan menimbulkan korban jiwa di Tall az-Zaatar, Gaza utara, pada Minggu. [Fadi Alwhidi/Anadolu]
Militer penjajah Israel menargetkan kamp pengungsi Jabalia untuk hari kedua. Beberapa rumah hancur, menewaskan puluhan orang. Lebih banyak lagi yang terkubur di bawah reruntuhan.
BACA JUGA:  Putin: AS Abaikan Kepentingan Palestina

Penjajah Israel juga meminta warga dari lingkungan tertentu di Khan Younis di Gaza selatan untuk mengungsi. Jalan-jalan menuju bagian lain kota atau lebih jauh ke selatan telah hancur atau rusak berat.

Warga melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di antara bangunan yang hancur setelah serangan Israel menghantam apartemen milik keluarga Azuum di Rafah. Dilaporkan 12 warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas. [Abed Rahim Khatib/Anadolu]
Warga melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di antara bangunan yang hancur setelah serangan Israel menghantam apartemen milik keluarga Azuum di Rafah. Dilaporkan 12 warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas. [Abed Rahim Khatib/Anadolu]
Lebih dari 15.500 orang telah dipastikan tewas di Gaza sejak dimulainya konflik, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.
BACA JUGA:  KH Bachtiar Nasir Harap Konflik Sudan Mereda

Seorang juru bicara Pertahanan Sipil Palestina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kondisi di Gaza “sangat mengerikan”, dan memperingatkan bahwa tim penyelamat kekurangan sumber daya untuk menjangkau semua korban pemboman Israel.

Seorang pria menghibur seorang anak yang terluka setelah sebuah rumah terkena bom Israel di Khan Younis. [Mahmud Hams/AFP]
Seorang pria menghibur seorang anak yang terluka setelah sebuah rumah terkena bom Israel di Khan Younis. [Mahmud Hams/AFP]
“Ada puluhan warga sipil yang terbunuh dalam setiap serangan udara. Ratusan orang juga terluka,” kata Mahmoud Basal.

Kerabat warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel berduka atas orang yang mereka cintai di kamar mayat Rumah Sakit al-Najjar di Rafah. [Abed Rahim Khatib/Anadolu]
Kerabat warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel berduka atas orang yang mereka cintai di kamar mayat Rumah Sakit al-Najjar di Rafah. [Abed Rahim Khatib/Anadolu]
Sumber: Al Jazeera

Pos terkait