Geledah Kantor Gubernur Jatim, KPK Temukan Bukti

DEPOK POS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah barang bukti terkait suap setelah menggeledah kantor Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

“Dari kegiatan penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen penyusunan anggaran APBD dan juga bukti elektronik yang diduga memiliki kaitan erat dengan perkara,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (22/12/2022).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Raih Award, PT Kideco Fokus Majukan 70 Desa disekitar Lokasi Tambang

Selain kantor Khofifah dan Emil, penyidik lembaga antikorupsi juga menggeledah kantor Sekretaris Daerah, BPKAD dan Bappeda Jatim.

Ali mengatakan KPK akan segera melakukan analisis dan penyitaan terhadap barang bukti yang diamankan dari lokasi penggeledahan.

BACA JUGA:  Polri Berhasil Kembalikan Uang Negara Rp.3,74 Triliun Dari Kasus Pencucian Uang

“Analisis dan penyitaan segera dilakukan untuk mendukung proses pembuktian perkara ini,” katanya.

Adapun, KPK menggeledah di ruang kerja milik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penggeledahan ini terkait kasus suap pengurusan dana hibah yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua P. Simandjuntak.

BACA JUGA:  Kepala BPN Kota Depok Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Dana Pensiun

Selain kantor Khofifah, KPK juga menggeledah kantor Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Sekretariat Daerah, hingga Bappeda Jatim.

“Betul, hari ini (21/12/2022) tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di kantor Gubernur, Wagub, Sekretariat Daerah dan Bappeda Jatim,” katanya..

Pos terkait