Hadapi Tantangan Zaman: Inovasi dan Peluang Mempertahankan Pasar Tradisional Shafa Aulia

DEPOKPOS – Pasar tradisional di Indonesia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia selama berabad-abad kini menghadapi tantangan dan peluang dalam menghadapi perkembangan zaman.

Seiring dengan munculnya pusat perbelanjaan modern dan pesatnya pertumbuhan e-commerce, pasar tradisional perlu mengadaptasi diri untuk tetap diminati oleh masyarakat. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh pasar tradisional adalah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern yang menawarkan kemudahan dan kenyamanan, serta platform e-commerce yang memungkinkan pembelian online.

Namun, dengan perkembangan teknologi dan persaingan dari minimarket, pasar tradisional perlu mengikuti perkembangan zaman untuk tetap relevan dan diminati oleh masyarakat.

Persaingan dari minimarket modern memberikan tekanan bagi pasar tradisional untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin tinggi. (Sumber: Kusumawardhani, P. A. (2021).

Revitalisasi Pasar Tradisional di Era Digital: Studi Kasus Pasar Gede Surakarta). Untuk tetap relevan dan diminati oleh masyarakat, pasar di Indonesia masih memiliki peluang untuk berkembang untuk mengikuti perkembangan zaman dan memberikan inovasi.

BACA JUGA:  Sepenting Apa Quality Time Bersama Keluarga?

Dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang tersebut, diperlukan upaya revitalisasi pasar tradisional. Salah satu langkah penting yang dapat diambil adalah pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing pasar tradisional.

Pemanfaatan teknologi dapat dimulai dengan penggunaan aplikasi mobile untuk memudahkan transaksi dan pembayaran di pasar tradisional. Pedagang dan pembeli dapat melakukan transaksi secara cepat dan praktis, menghindari antrian panjang, dan memudahkan pembayaran melalui metode yang beragam, seperti transfer elektronik atau pembayaran dengan menggunakan e-wallet.

Selain aspek teknologi, revitalisasi pasar tradisional juga membutuhkan dukungan dalam hal pengelolaan, infrastruktur agar lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbaiki kondisi bangunan, memperluas pembenahan infrastruktur pasar, pengaturan kebersihan, dan penyediaan keamanan yang memadai. Pasar yang kumuh, dan tidak terawat membuat pembeli enggan untuk berbelanja

BACA JUGA:  Tantangan Seseorang yang Memilih Tidak Memiliki Anak

Tentunya juga yang tidak kalah penting yaitu, promosi dan efektif untuk menarik minat masyarakat dapat dilakukan dengan mengadakan acara atau festival pasar tradisional, bekerja sama dengan pemerintah daerah atau pariwisata, dan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan keunikan dan keistimewaan pasar tradisional.

Dalam sebuah penelitian oleh Suhartanto dan Ervianti (2020), mereka menyatakan, “Pasar tradisional di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengikuti perkembangan zaman dan persaingan dengan pusat perbelanjaan modern serta platform online. Namun, pasar tradisional juga memiliki peluang untuk mempertahankan keberlanjutan dan memperkuat peran mereka dalam perekonomian lokal.”

Upaya revitalisasi pasar tradisional perlu dilakukan agar pasar tradisional tetap relevan dan tidak tergerus oleh zaman. Dalam upaya revitalisasi pasar tradisional, diperlukan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.

BACA JUGA:  Jangan Abaikan Kesehatan Gizi pada Remaja

Dalam mengikuti perkembangan zaman, pasar tradisional tidak harus menghilangkan karakter tradisionalnya. Sebaliknya, pasar tradisional dapat menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan kemajuan teknologi. Dengan memanfaatkan teknologi dengan bijak, pasar tradisional dapat menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih modern tanpa mengorbankan esensi dan keaslian mereka.

Tantangan dan peluang yang ada menjadikan pasar tradisional di Indonesia memiliki potensi untuk mempertahankan keberlanjutan dan tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi. Diperlukan komitmen, inovasi yang tepat serta kolaborasi yang solid untuk menjaga keberlanjutan pasar tradisional. Dengan begitu, pasar tradisional dapat terus berkembang dan memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekonomi sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya dan identitas lokal Indonesia.

Shafa Aulia
Politeknik Negeri Jakarta

Pos terkait