Hadiah Mukena untuk Para Santri Binaan yang Hafal Juz 30

MAJALAH JAKARTA – Awal tahun 2023, Ustaz Muhammad Adam Ardiansyah, dai muda Dewan Da’wah telah memulai pengabdian dakwahnya di pedalaman kampung mualaf Semben, Desa Mauleum, Kecamatan Amanuba Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Meski berada di daerah minoritas muslim, namun anak-anak binaannya begitu semangat dalam menyelesaikan hafalan Alquran juz 30. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dari kurang yang mampu.

Karena itu, setelah berunding bersama tokoh masyarakat, Ustaz Adam memberikan apresiasi dan hadiah berupa mukena amanah para donatur Laznas Dewan Da’wah untuk membantu para adik-adik binaanya.

BACA JUGA:  Bangun Kesadaran Literasi dan Jejaring Filantropi, Jufi Bentuk Kesatria Siber

“Kami menyampaikan amanah mukenah yang dititipkan oleh donatur laznas Dewan Da’wah, pemberian mukena ini bukan tanpa alasan sebab melihat semangat mereka dalam menyelesaikan hafalan juz 30 patut diapresiasi. Di sisi lain juga mereka dari keluarga kurang mampu,” kata Ustaz Adam baru-baru ini.

Alhamdulillah, anak-anak begitu senang menerima hadiah ini dan Ustaz Adam berharap apresiasi ini bisa semakin menambah semangat mereka untuk menghafal Alquran. Insyaallah, mukena-mukena sangat bermanfaat bagi mereka untuk shalat dan mengaji; semoga menjadi pahala jariyah untuk para donatur.

BACA JUGA:  MER-C Segera Kirim Tim Relawan ke Jalur Gaza

Di kampung mualaf Semben ini, Ustaz Adam biasa melakukan pembinaan dakwah kepada anak-anak generasi muda di desa. Ia berupaya membentengi akidah mereka dengan Alquran dengan berbagai kegiatan.

Salah satunya adalah kegiatan Lailatul Qur’an (semalam bersama Al-Qur’an) yang diadakan di Masjid An-Nur, Desa Mauleum. Ustaz Adam mengajak anak-anak menginap untuk belajar bersama.

BACA JUGA:  "Berperahu Sampan, Kapolres OKU dan Bhayangkari Distribusikan Bantuan Sembako dari Kapolda Sumsel"

Tidak kurang dari 50 anak ikut dalam kegiatan ini dengan diisi oleh berbagai keseruan yang tersaji di setiap rentetan acara, dari mulai pembukaan, permainan berhadiah, cerdas cermat, dan terakhir ditutup dengan mendaki bukit bersama.

Ustaz Adam berharap dakwahnya bisanya mengantarkan anak-anak generasi muda muslim di tempat pengabdiannya menjadi generasi Quran yang bisa bermanfaat untuk umat dan masyarakat di lingkungannya.*

Pos terkait