Hak Hak Kaum Disabilitas Masih Terabaikan

MJ, Jakarta – Putera Kelahiran Bitung ini begitu energik dan semangat untuk selalu mengabdikan dirinya untuk dunia Pendidikan guru sekolah luar biasa dan pembina Pramuka. Jadi sejatinya anak muda yang seperti inilah yang bisa bicara banyak ketingkat yang lebih tinggi.

Allan Zefo Umboh, S.S, S.Pd yang mengeyam Pendidikan tidak bisa dipandang sebelah mata. Bagi Allan nama panggilannya, untuk terus belajar dan belajar tidak ada kata menyerah. Berangkat dari sinilah tebeset dalam dirinya untuk lebih jauh mengapresiasikan dirinya, dimana pada akhirnya kecantol juga dia untuk terjun ke dunia politik dan masuk ke partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baginya pantas untuk mengapresiakan jiwa anak mudanya untuk berkreasi dalam segala bidang yang dirinya punyai.

BACA JUGA:  Barisan Relawan Prabowo Nusantara Jakarta Timur Gelar Rapat Deklarasi

Bagi Allan, yang mendasari dirinya maju untuk berjuang mewakili suara rakyat khususnya kaum disabilitas karena hak-hak kaum disabilitas masih terabaikan padahal itu sudah di jamin dalam undang-undang no.7 thn 2010 tentang disabilitas dan peraturan daerah, Sulawesi Utara tentang perlindungan dan pemberdayaan disabilitas yang belum maksimal dilaksanakan oleh pihak eksekutif.

“Yang saya cari hak rakyat itu harus di kembalikan kepada rakyat. Pekerjaan saya guru sekolah luar biasa dan pembina Pramuka,” tegas Allan kepada Majalah Jakarta.id. Jumat (8/12/2023).

Sebagai putra kelahiran daerah, Allan pertama-tama yang dirinya perbuat adalah memberi edukasi politik kepada rakyat sebagai pemilih untuk memilih wakilnya yang benar-benar paham fungsi wakil rakyat itu sendiri dan siap membuat komitmen dalam bentuk kontrak politik agar masyarakat punya jaminan apabila Allan terpilih lalu tidak tepati hasil komitmennya maka rakyat berhak menuntut Allan untuk mundur dan mempidanakan dirinya.

BACA JUGA:  CaLeg DPRD Prop. DKI Dapil 3 dari Partai Nasdem No Urut 5 Daeng Jamal Kunjungi Tanjung Priok Jakarta Utara ; Dialog dan Silaturahmi

Dari pandangan Allan, perkembangan kemajuan atau kekurangan yang harus di benahi di daerah kampung halamannya, kemajuan sekarang ada tapi tidak merata, masih terkesan tebang pilih.

“Jadi kalo saya di ijinkan terpilih saya akan mendesak pihak eksekutif untuk memberi pelayanan publik yang merata tanpa memandang latar belakang,” pintanya.

Sepanjang Allan ketahui bahwa kesejahteraan masyarakat di dapilnya sudah ada kemajuan akan tetapi perlu di maksimalkan. Pelayanan kesehatan sudah lumayan, terangnya.

Bicara dari ketingkata Sumber Daya Manusia kata Allan menjelaskan, SDM di dapilnya sangat menjanjikan. Tapi perlu ada wawasan-wawasan tentang politik agar masyarakat tidak terkecoh dengan pola pemikiran politik cara lama. Untuk masalah pengajaran juga para pengajar rata-rata sudah mampu beradaptasi dengan dunia digital, hanya perlu ditingkatkan lagi, tandasnya.

BACA JUGA:  Bawaslu Jakarta Utara Menyampaikan Persiapan Matang Pengawasan untuk Pemilihan Suara Lanjutan (PSL) Mendatang

Bicara Partai yang dipilih, kenapa harus PSI, kata Allan menegaskan, 5. PSI sangat menjanjikan dan menawarkan budaya politik yang baru dan Allan sangat yakin dan mampu di terima oleh kaum milenial.

“Tentu saja akan tertarik. Saya tidak akan berjanji, tapi melalui kontrak politik saya yakin saya akan terpilih. Saya tidak akan berkompromi kalau itu tidak berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Pos terkait