IBH Ajak Guru Perlakukan Murid sebagai Subjek, Bukan Objek

IBH Ajak Guru Perlakukan Murid sebagai Subjek, Bukan Objek

DEPOK POS – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengajak seluruh tenaga pendidik, khususnya guru SDN Cipayung 02 untuk mengimplementasikan pesan yang pernah dituliskan Pahlawan Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Pasalnya, cikal bakal berkembangnya sistem pendidikan di Indonesia, tidak lepas dari peran Ki Hajar Dewantara.

“Kita harus bisa menerapkan kata-kata yang pernah diucapkan pahlawan pendidikan Ki Hajar Dewantara yaitu, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani,” katanya di sela-sela peresmian Musala Multiguna (Musmulna) di SDN Cipayung 02, Kamis (27/10/22).

BACA JUGA:  BPJS Kesehatan Depok Ajak Faskes Tolak Tegas Gratifikasi

Pria yang kerap disapa Bang Imam itu menyebut, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani memiliki arti cukup dalam. Yaitu di depan, seorang pendidik harus memberi teladan yang baik, di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide. Kemudian, dari belakang, seorang guru harus memberikan dorongan dan arahan.

BACA JUGA:  Idris Tekankan Pentingnya Kehadiran Kepala Perangkat Daerah di Musrenbang

“Ajaran ini bukan hanya untuk dicermati, tapi dilakukan. Murid harus bisa lebih pintar dari guru. Jadi dorong terus para siswa untuk bisa membanggakan orang sekitar, terutama guru dan orang tua,” terangnya.

“Oleh karena itu, ajak murid sebagai subjek bukan objek dalam mendidik sesuai ajaran Ki Hajar Dewantara,” tutur Bang Imam.

BACA JUGA:  Beam Mobility Kenalkan Beam Rapid Response Rangers di Kota Bogor

Tak lupa, Bang imam juga menceritakan sedikit tentang kehidupannya yang merupakan anak dari seorang sopir taksi, namun, bisa menjadi Wakil Wali Kota.

“Apapun yang kita jalani hari ini, profesi yang kita geluti dan capaian saat ini, tidak lepas dari peran seorang guru. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” tutupnya. []

Pos terkait