Ini Cara Over Kredit Rumah Melalui Notaris

Ini Cara Over Kredit Rumah Melalui Notaris

DEPOK POS – Over kredit rumah diatur dalam UU No.12011 mengenai Perumahan dan Kawasan Permukiman dimana proses perpindahan kepemilikan sebaiknya tidak dilakukan di bawah tangan.

Namun sebelumnya, Anda perlu mengetahui perbedaan notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) lebih dulu.

Keduanya kerap terlibat dalam proses jual beli rumah dan kebayakan orang sering mengira keduanya adalah sama.

Perbedaannya adalah, notaris bertugas membuat otentik sebagai alat bukti atau syarat sah untuk perbuatan hukum tertentu. Sementara itu, PPAT berwenang membuat akta otentik khusus terkait hak atas tanah seperti Akta Jual Beli atau AJB.

BACA JUGA:  Segera Dibuka untuk Umum, Skywalk Terpanjang di Jakarta

Lalu bagaimana tahapan over kredit rumah melalui notaris?

1. Urus Akta dan Surat Kuasa

Pada tahap ini, penjual dan pembeli harus mendatangi notaris terpercaya yang dipilih. Bawa semua dokumen dan minta pembuatan surat pengalihan hak atas tanah dan bangunan serta surat kuasa untuk pelunasan angsuran. Jangan ketinggalan, pastikan surat kuasa pengambilan sertifikat juga dibuat. Karena sering berdiri di satu kantor, urus juga Akta Jual Beli (AJB) yang akan diproses PPAT.

BACA JUGA:  Wajib Tahu! Ini Biaya Notaris Over Kredit Rumah

2. Mempersiapkan Surat Pernyataan

Setelah itu, pihak notaris juga akan membantu menyiapkan surat pernyataan yang menyatakan bahwa rumah tersebut telah berganti kepemilikan. Dalam surat tersebut akan tercantum identitas penjual dan pembeli serta pernyataan bahwa cicilan selanjutnya diteruskan oleh pemilik rumah yang baru. Apabila seluruh proses sudah selesai, Anda akan ditagih biaya notaris over kredit rumah.

3. Beri Surat Pernyataan pada Bank

BACA JUGA:  Point Arena Jakarta, Tempat Kumpulnya Gamers

Jika tidak ada kendala, bawalah surat pernyataan dari notaris ke bank tempat KPR. Bank kemudian akan melakukan verifikasi dan memeriksa surat tersebut. Selanjutnya, notaris kembali bantu membuatkan surat pengikatan perjanjian jual beli.

4. Penyerahan Dokumen pada Bank

Terakhir, penjual dan pembeli perlu menyerahkan dokumen syarat over kredit rumah pada bank. Ketika bank menyetujui dan tidak ada masalah, secara resmi cicilan rumah telah beralih pada pembeli dan penjual sudah tidak punya kewajiban membayarnya lagi. []

Pos terkait