Ini yang Harus Diperhatikan Muslimah yang Bekerja Diluar Rumah

MJ. Depok – Banyak yang mengira bahwa menjadi seorang Muslimah memiliki keterbatasan dalam melakukan segala hal. Islam memang memiliki aturan dan tujuan tertentu bagi seorang Muslimah dalam kehidupannya. Mulai dari cara berpakaiannya, bagaiamana seorang Muslimah beradab, juga tentang bagaimana seorang Wanita menjaga pergaulannya dari pergaulan yang dilarang oleh Islam.

Namun dari sisi tersebut bukan berarti seorang Muslimah tidak mampu menunjukkan kreativitas dan berkarir seperti Wanita pada umumnya.

Bacaan Lainnya

Di zaman ini, kaum hawa banyak berpartisipasi dalam dunia pekerjaan sepertinya halnya laki-laki. Hal ini merupakan kemaslahatan yang baik, apalagi jika pekerjaan tersebut menunjang dan memberi dampak positif bagi banyak orang.

BACA JUGA:  Kekuatan Doa

Menurut Al-Quran, sejak manusia diciptakan dan mulai melahirkan keturunan, Wanita sudah bekerja baik di dalam rumah ataupun di di luar rumah. Seperti halnya Wanita karir saat ini mereka bekerja di luar rumah seperti di kantor ataupun berbisnis.

Dalam Al-Quran juga dijelaskan bahwa setiap manusia hendaknya mencari rezeki dengan cara bekerja, sebagaimana yang difirmasnkan oleh Allah swt:

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Melalui ayat tersebut dapat dipahami bahwa seluruh manusia termasuk Wanita berhak bekerja dan mendapat ganjaran yang setimpal dari apa yang telah ia kerjakan. Sehingga dalam Islam hukum Wanita bekerja di luar rumah adalah mubah atau diperbolehkan, asalkan mereka memahami syarat-syaratnya.

Adapun syarat-syarat yang memperbolehkan Wanita bekerja di luar rumah adalah sebagai berikut, sebagaimana dijelaskan oleh Abu al-RabbNawwab al-Din:

BACA JUGA:  Muslimah dan Fesyen

Menutup aurat
Allah melarang Wanita memperlihatkan bagian tubuh serta perhiasan mereka kepada laki-laki asing atau yang bukan mahramnya, kecuali wajah dan telapak tangan.

Menghindari fitnah
Adapun untuk menghindari fitnah sebaiknya Wanita menghindari pekerjaan dimana pria dan Wanita bercampur baur. Syarat tersebut dengan alasan karena semua yang ada pada Wanita adalah aurat.

Mendapat izin dari wali
Seorang Wanita tidak boleh meninggalkan rumahnya tanpa seizin walinya atau suaminya. Oleh karena itu seorang Wanita boleh bekerja atas izin dari walinya dan tentu dengan tujuan pekerjaan yang jelas dan tidak mendatangkan madharat.

Tetap menjalankan kewajibannya di rumah
Waktu yang dimiliki Wanita sebaiknya tidak dihabiskan di luar rumah untuk bekerja melainkan ia harus mengerjakan dan tidak melalaikan tugas rumahnya dala mengurus keluarganya dan mendidik anak-anaknya.

BACA JUGA:  Menepati Janji dalam Islam

Pekerjaannya tidak menjadi memimpin kaum laki-laki
Hal ini sesuai dengan penjelasan ualam Abd al-Rabb bahwa Wanita tidak boleh menjadi pemimpin tertinggi dalam suatu masyarakat atau suatu negara, berdasarkan hadist Rasulullah saw. yang menjelaskan bahwa sutu kaum yang melantik Wanita menjadi pemimpin tertinggi tidak akan memperoleh kemenangan atau kejayaan selamanya.

Lalu apa saja kreativitas dan karir yang bisa dilakukan oleh seorang Muslimah di masa kini?

Mengajar
Contohnya seperti mengajar TPQ, mengaji, atau menjadi guru sekolah itu merupakan suatu hal yang mulia asalkan tidak sampai menimbulkan fitnah, tempatnya terjaga, dan mampu menjaga kemuliaannya.
Bisnis
Menjahit
Menjadi seorang penulis
Dan lain sebagainya

Pos terkait