Jakarta Masih Berstatus Daerah Khusus Ibu Kota

MJ. Jakarta – Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Hukum, Dini Purwono, menegaskan bahwa Jakarta masih mempertahankan statusnya sebagai Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) hingga saat ini.

Menurutnya, berdasarkan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN), DKI Jakarta tetap menjadi ibu kota negara hingga terbitnya Keputusan Presiden mengenai Pemindahan IKN ke Nusantara.

BACA JUGA:  Gibran Akan Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Jokowi Harus Menjadi Negarawan!

Dini menjelaskan bahwa keputusan tentang pemindahan tersebut sepenuhnya bergantung pada keputusan presiden, dan Nusantara akan secara hukum menjadi ibu kota negara setelah keputusan itu diterbitkan.

Sebelumnya, Ketua Badan Legislasi DPR RI, Supratman Andi Agtas, menyatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2007, status DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara berakhir pada 15 Februari 2024, sesuai dengan implikasi UU tentang IKN yang berlaku sejak 15 Februari 2022.

BACA JUGA:  Abu Bakar Ba'asyir Berkirim Surat Kepada Tiga Capres.

Meski demikian, Dini menjelaskan bahwa menurut ketentuan Pasal 41 UU IKN, ketika keputusan pemindahan IKN ke Nusantara ditetapkan, beberapa ketentuan dalam UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang DKI Jakarta sebagai ibu kota negara akan dicabut dan tidak berlaku lagi.

BACA JUGA:  Caleg DPR RI Golkar Muslim Jaya Butar Butar Menolak Hak Angket

Referensi: Antara

Pos terkait