Kejagung Periksa 9 Saksi Terkait Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi BTS 4G

JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa sembilan orang saksi terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Penyidik Kejagung memeriksa sembilan orang saksi yang berhubungan dengan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai 2022.

BACA JUGA:  Ratusan Massa Turun ke Jalan Kecam Serangan Militer Israel terhadap Palestina

Kesembilan saksi yang diperiksa adalah DA selaku Kepala Divisi Hukum BAKTI, A selaku Karyawan PT Sanggar Jaya Abadi, dan IR selaku Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI.

Kemudian, M selaku Tenaga Ahli Project Manager Unit BAKTI, LW selaku Direktur Penjualan PT ZTE Indonesia dan selaku Direktur Utama PT ZTE Indonesia.

BACA JUGA:  HUT RI ke-78, Perkumpulan AQL Bertekad Beri Manfaat untuk Bangsa

Selanjutnya, D selaku Karyawan PT Pancar Mutiara Jaya, N selaku istri Tersangka GMS, dan LH selaku Penanggungjawab PT Nusantara Global Telematika dan PT Paradita Infra Nusantara.

“Kesembilan orang saksi diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai dengan 2022 atas nama Tersangka AAL, Tersangka GMS, Tersangka YS, dan Tersangka MA, ”kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana di Jakarta belum lama ini.

BACA JUGA:  Erick Thohir Sebut Siap Ganyang Wasit Terlibat Match Fixing, Kita Tunggu Buktinya!

Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak (3M).***

Pos terkait