Kasus Narkotika Terungkap di Polres Tulang Bawang: Pembeli Pria dan Bandarnya Wanita Muda

Kasus Narkotika Terungkap di Polres Tulang Bawang: Pembeli Pria dan Bandarnya Wanita Muda

MJ, Tulang Bawang, Lampung – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang pembeli pria dan seorang bandar wanita muda di wilayah hukumnya.

Pembeli yang berhasil ditangkap adalah seorang pria berinisial AA (39), yang berprofesi sebagai wiraswasta dan beralamat di Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung. Sedangkan bandar narkotika yang diamankan adalah seorang wanita berinisial YI (21), yang statusnya sebagai pengangguran dan beralamat di Kampung Cempaka Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

BACA JUGA:  Koramil 11 Beji Dorong Swasembada Pangan dengan Penanaman Jagung

Kasatres Narkoba, AKP Indik Rusmono, SIK, SH, MH, yang mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, mengungkapkan bahwa penangkapan terjadi pada hari Senin, 5 Februari 2024, sekitar pukul 17.30 WIB. AA ditangkap saat sedang melintas dengan sepeda motor di jalan Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung. Setelah interogasi, AA mengaku membeli narkotika jenis sabu dari YI, yang kemudian memicu penangkapan YI di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tunggal Warga.

Barang bukti yang berhasil disita dari AA berupa plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,18 gram, handphone merek Infinix warna hitam, dan sepeda motor Honda Beat warna hitam. Sementara dari YI, disita barang bukti berupa timbangan digital, dompet warna cokelat, handphone merek Xiaomi warna biru muda, plastik klip besar yang berisikan beberapa plastik klip kecil kosong, dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu.

BACA JUGA:  Kapolresta Bandara Soetta Sambangi Polsubsektor Sheraton Soewarna

Kasatres Narkoba menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan petugas di wilayah Kampung Tunggal Warga. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tulang Bawang, dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

BACA JUGA:  Ramadhan Tiba, Kapolres Salatiga Imbau Pedagang Agar Waspadai Peredaran Uang Palsu di Pasar Raya I

“Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” tambah AKP Indik.

Para pelaku, baik pembeli maupun bandar narkotika, akan menghadapi konsekuensi hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Polres Tulang Bawang terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pos terkait