Keunikan Air dalam Sudut Pandang Fisika

Terdapat beberapa mitos tentang air yang dibantah oleh para ilmuwan fisika

DEPOKPOS – Air merupakan hal paling penting bagi semua makhluk hidup. Air juga merupakan salah satu kebutuhan paling dasar yang sangat dibutuhkan oleh. Di dunia ini, tidak mungkin ada makhluk hidup yang bisa hidup tanpa air. Pada kenyataannya, di dalam tubuh manusia sendiri terdapat kurang lebih 60 – 70% air. Dalam ilmu kimia, air merupakan cairan yang tidak memiliki rasa dan tidak terdapat bau apa pun di dalamnya.

Namun, terdapat beberapa mitos tentang air yang dibantah oleh para ilmuwan fisika. Salah satunya adalah mitos yang mengatakan bahwa air sebenarnya dapat menghantarkan listrik. Faktanya, bukan air yang dapat menghantarkan listrik melainkan zat yang ada di dalam air itulah yang membuat air bisa menghantarkan listrik. Kandungan yang ada di dalam air yang bisa menentukan air itu bisa menjadi isolator atau bisa menjadi konduktor. Air yang memiliki kandungan isolator tidak akan bisa menghantarkan muatan listrik, salah satu contohnya adalah air murni. Sedangkan air yang terdapat kandungan konduktor di dalamnya, dapat menghantarkan listrik. Salah satu contohnya adalah air biasa atau air yang biasa kita lihat di rumah seperti air hujan.

Para ilmuwan fisika, menemukan beberapa keunikan yang dimiliki oleh air. Contohnya seperti seorang ilmuwan fisika asal Norwegia bernama Andreas Wahl. Dia ingin membuktikan apakah peluru yang ditembakkan di dalam air sama berbahayanya dengan peluru yang ditembakkan di darat. Lalu, Andreas Wahl melakukan eksperimen yang cukup mendebarkan yaitu masuk ke dalam kolam renang dan menjadikan dirinya sendiri sebagai sasaran hidup. Lalu sebuah senapan dengan peluru yang tajam di dalamnya berada di depan Andreas Wahl. Namun hal yang terjadi sungguh di luar perkiraan. Yaitu ketika Andreas Wahl menarik pelatuk senapan menggunakan tali, senapan tersebut menembakkan peluru dengan kekuatan yang sama ketika di permukaan.

BACA JUGA:  Urgensi SDGs Bagi Pembangunan Berkelanjutan dan Dampak Sosial

Akan tetapi, peluru yang berhasil keluar dari senapan tersebut mengeluarkan buih – buih. Dan setelah berhasil keluar dari senapan sejauh 2 meter dari senapan, peluru tersebut kehilangan kecepatannya dan perlahan tenggelam ke dasar kolam. Hal ini terjadi karena ketika peluru keluar dari senapan, peluru tersebut dihadapkan oleh tekanan air yang cukup besar.

Kerapatan molekul air yang nyatanya 800 kali lipat dari pada kerapatan molekul udara membuat suatu gerakan jauh lebih sulit untuk dihasilkan di dalam air. Gerak peluru yang keluar dari senapan tadi, diredam oleh kepadatan molekul yang ada pada air.

Keunikan lainnya yang dimiliki oleh air adalah ketika air laut yang berada di Teluk Alaska yang tidak dapat menyatukan antara air dari samudra Pasifik dan Samudra Atlantik. Laut teluk Alaska sendiri berada di antara negara Amerika Serikat dan negara Kanada. Yang menyebabkan air di Teluk Alaska ini tidak pernah bersatu adalah air di Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik memiliki kerapatan yang berbeda. Dari warna airnya saja sudah ditemukan perbedaan yang cukup signifikan. Penjelajah Jacques Cousteau menemukan bahwa air laut dengan salinitas yang berbeda terlihat seolah – olah dibatasi oleh dinding tak kasat mata.

Hal ini terjadi karena perbedaan kerapatan molekul antara kedua air tersebut tidak terlalu besar. Penyebab lainnya juga disebabkan oleh inersia yang terjadi. Inersia mempengaruhi objek apabila objek tersebut bergerak dalam porosnya. Contohnya bumi berputar pada porosnya, namun apabila terdapat objek di atas bumi dan bergerak akan terpengaruh oleh gaya coriolis sehingga menyimpang dari jalurnya. Akibatnya adalah benda tersebut tidak akan bergerak lurus bergerak searah jarum jam di bumi Utara dan berlawanan arah jarum jam di bumi Selatan. Karena bumi membutuhkan waktu 1 hari penuh untuk berotasi pada porosnya. Hal ini yang menyebabkan air laut di Teluk Alaska tidak pernah bercampur. Ikatan molekul di laut dari samudra Pasifik dan samudra Atlantik juga sangat berbeda. Dua ikatan molekul yang berbeda ini yang menghalangi air untuk saling tercampur.

BACA JUGA:  Kesalahan Umum dalam Mengorganisir Suatu Acara

Dalam ilmu fisika kuantum, kita juga mempelajari bahwa sebenarnya di dalam sebuah gelas yang berisi air terdapat dua jenis air yang berbeda di dalamnya. Di dalam gelas terdapat dua jenis atom. Air sendiri terbentuk atas 2 jenis atom yaitu, 1 atom oksigen dan 2 atom hidrogen. Lalu fakta lain yang cukup menyenangkan tentang air adalah, terkait air pada Laut Mati, kita semua tahu bahwa tidak ada makhluk hidup yang dapat tinggal di bawah permukaan Laut Mati yang mengandung garam yang banyak. Di Laut Mati tidak akan ada yang bisa tenggelam, apabila kita masuk ke dalam Laut Mati kita akan mengambang dan tidak akan bisa tenggelam. Hal ini disebabkan oleh kandungan garamnya yang ada di Laut Mati sekitar 32%.

Dari penjelasan di atas tentang keunikan air, air juga memiliki beberapa misteri. Salah satunya adalah air laut atau laut yang begitu banyak hal – hal yang masih belum ditemukan. Bahkan manusia baru bisa menjelajahi 5 % dari kedalaman laut. Keunikan lain yang ada pada air adalah, air dapat mengikuti bentuk wadah yang sedang ia tempati. Air adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Bahkan hampir seluruh organisme yang hidup, sebagian dari tubuhnya terdiri dari air sekitar 70% sampai 90%. Kenyataannya, permukaan bumi ditutupi oleh 71% air. Di Bumi air ditemukan dalam bentuk cairan, sedangkan di luar bumi air ditemukan dalam bentuk gas atau es.

BACA JUGA:  Perilaku Remaja Konsumtif

Pakar Oceanografi bernama Yves Costeau menemukan sebuah sungai yang berada di dalam laut Cenote Anggelita yang ada di Mexico. Sungai ini berada di kedalaman 20 meter dari permukaan laut. Para ilmuwan mengatakan bahwa hal ini terjadi karena adanya fenomena Halocline. Fenomena halocline adalah fenomena yang di mana bertemunya air dengan kadar garam yang rendah dengan air yang memiliki kadar garam yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan air sungai yang ada di dalam laut tersebut tidak bercampur.

Dalam pembahasan ini, dapat disimpulkan bahwa air sangat penting di kehidupan makhluk hidup. Air memiliki banyak sekali keunikan, mulai dari air laut yang tidak dapat bercampur karena perbedaan kadar garam, hingga sungai yang terdapat di dalam laut. Dan akan lebih menarik jika para ilmuwan semakin mencari tahu tentang keunikan air lainnya. Nyatanya manusia baru mengetahui 5% dari fakta laut yang ada di dalam laut. Maka dari itu masih banyak lagi misteri – misteri yang ada di dalam laut yang masih belum diketahui oleh manusia.

Bahkan para penyelam pernah menemukan api yang menyala di dalam laut. Hal itu mungkin merupakan hal yang sulit untuk dipercayai. Saya sendiri percaya bahwa air memiliki keunikan yang begitu banyak. Harapan besar penulis, dapat lebih banyak dilakukan beberapa penelitian tentang air yang ada di seluruh dunia ini sehingga kita dapat menambah wawasan tentang keunikan air.

Nasywa Amira
Program Studi Fisika
Fakultas Sains dan Teknologi
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Jakarta

Pos terkait