Komunikasi Bisnis Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Komunikasi Bisnis Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

MAJALAH JAKARTA – Seiring dengan berjalanannya perkembangan manusia, cara dan sarana yang diaplikasikan untuk berdagang senantiasa berubah. Oleh karena itu bisnis juga memerlukan keterampilan dan pengetahuan yang berkaitan dengan aspek sosial budaya masyarakat. Setiap masyarakat memiliki cara hidup, budaya dan adat istiadatnya masing-masing. Terkadang ada yang dianggap sensitif oleh masyarakat yang satu, sedangkan masyarakat yang lain menganggapnya biasa saja. Tidak memahami dan tidak menguasai aspek-aspek tertentu dapat menghambat kegiatan bisnis dan berujung pada jalan buntu, untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses harus dapat beradaptasi dengan masyarakat setempat.

Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam kehidupan bisnis, yang meliputi komunikasi verbal dan nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu. Namun, komunikasi bisnis berbeda dengan komunikasi interpersonal, yang biasanya merupakan bentuk komunikasi antara dua orang atau lebih dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai tujuan tertentu.

BACA JUGA:  8 Alasan Mengapa Harus jadi Pebisnis

Komunikasi bisnis juga berbeda dengan komunikasi antar budaya atau transkultural, yang merupakan antara dua orang atau lebih dari budaya yang berbeda. Komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal dapat menjadi strategi komunikasi bisnis yang diterapkan oleh perusahaan, yang tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada publik bahwa perusahaan telah memenuhi kewajibannya dalam kaitannya dengan tanggung jawab sosial.

Apa itu Ekonomi kreatif?

Ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi baru yang memadukan antara informasi dankreativitas, serta bertumpu pada pemikiran, ide, dan pengetahuan yang bersumber dari sumberdaya manusia sebagai faktor produksi

Secara umum, untuk memahami konsep pemasaran, maka perlu diperkenalkan konsep strategi pemasaran. Untuk mendapatkan pelanggan, sebuah perusahaan harus memahami bahwa tidak mudah tanpa tindakan nyata berupa kerja keras, menggunakan strategi yang tepat untuk meningkatkan jumlah pelanggan, strategi merupakan kunci penting keberhasilan bagi sebuah perusahaan.

BACA JUGA:  Liburan Produktif: Ragam Kegiatan Mengatasi Rasa Malas

Konsumen saat ini menghadapi beraneka pilihan produk, merek, harga, dan pemasok, saat menentukan rencana mana yang akan dipilih, konsumen mempertimbangkan penawaran mana yang menawarkan manfaat dan nilai tambah terbesar dalam membangun dan mengelola bisnis yang sukses dan andal. berfokus pada beberapa produk atau layanan bagus yang tersedia. Faktor penting lainnya yang juga mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap produk atau jasa suatu perusahaan adalah tersedianya pelayanan yang baik.

Kemungkinan pengembangan ekonomi kreatif adalah pengaruh positif yang mempengaruhi masyarakat, iklim usaha, peningkatan perekonomian dan juga mempengaruhi citra daerah. Hal ini karena sesuatu yang baru, baik itu barang maupun jasa, selalu mendorong orang untuk datang, melihat, mengetahui, merasakan atau bahkan ingin memiliki jika sesuatu itu dapat diperjualbelikan. Demikian pula, industri kreatif mendorong orang untuk belajar tentang keberadaan baru, apakah itu sesuatu yang sama sekali baru, inovasi dalam apa yang sudah ada atau disalin di tempat lain.

BACA JUGA:  Kontribusi Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi

Dalam banyak hal, keberadaaan ekonomi kreatif diarus pembangunan ekonomi modern mampu mengakselarasi pembangunan ekonomi bisnis serta mendorong percepatan globalisasi ekonomi karena produk-produk yang dihasilkan industry kreatif di Indonesia mampu bersaing di pasar global.

Lesiana Andhini
Mahasiswa Universitas Pamulang, Prodi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pos terkait