Komunikasi Bisnis di Era Digital

Komunikasi Bisnis di Era Digital

MJ. Jakarta – Era Digital dengan globalisasi memiliki persamaan yang berarti proses integrasi Internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia pemikiran dan aspek – aspek kebudayaan lainnya yang banyak disebabkan oleh kemajuan infrastruktur telekomunikasi internet dan transportasi.

Di era saat ini manusia bisa saling berkomunikasi secara mudah walaupun dengan jarak yang jauh. Perkembangan teknologi dan informasi khususnya di bidang digital pada saat ini semakin pesat setiap harinya. Era serba digital pada saat ini telah menjadi agen bagi manusia mengatasi kesulitan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Digital merupakan sebuah metode yang kompleks dan fleksibel yang membuatnya menjadi sesuatu yang pokok dalam kehidupan manusia (Aji : 2016)

Tentunya dalam hal berbisnis juga mengalami kemajuan yang pesat. Komunikasi dalam bisnis juga mengalami perubahan. Tradisional bisnis sering kita alami temukan di pasar. Tetapi dalam era digitalisasi ini tentunya bisnis mengalami perubahan. Perubahan bisnis yang sering kita temukan di era digital seperti marketplace di web misalnya amazon.com.

Suatu bisnis dapat berkembang dan berhasil itu pastinya diimbangi teknologi dan internet. Maka dari itu, komunikasi bisnis menjadi hal yanag paling penting dalam berbisnis apalagi dalam perkembangan teknologi dan zaman yang semakin maju dari tahun ke tahun. Memanfaatkan media untuk menjalin hubungan antara komunikasi perusahaan dan publik secara online inilah agar strategi komunikasi perusahaan di era digital lebih efektif.

BACA JUGA:  Keluarga Sakinah dalam Perspektif Psikologi

Kemudian, hubungan antara komunikasi perusahaan dan media menjadi lebih intens. Informasi perusahaan dapat dikomunikasikan secara real time.

Strategi komunikasi tentunya diperlukan dalam berkomunikasi dengan klien. Jika perusahaan tidak memperhatikan strategi komunikasi yang baik. Karena pada dasarnya komunikasi menjadi hal yang utama agar suatu kerja sama dapat terjaga satu sama lain yang dimana dapat membuat sebuah diskusi, perencanaan, pengambilan keputusan oleh kedua belah pihak dengan damai.

Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik maka akan menimbulkan miskomunikasi oleh satu sama lain yang membuat suatu bisnis maupun perusahaan tidak berkembang dengan baik sesuai rencana awal.

Sering kali kesalahan penangkapan makna pesan yang berkomunikasi dari sebuah media. Mulai dari salah pengetikan, salah mengirim dll. Hal ini dapat membuat citra perusahaan menurun karena penyampaian pesan yang salah di tangkap. Tentunya proses komunikasi masing-masing mempunyai kekurangannya sendiri.

BACA JUGA:  Dinamika Politik Era Generasi Z

Komunikasi primer tidak bisa sampai ke khalayak ramai dengan cepat, hal ini membutuhkan komunikasi sekunder. Sedangkan komunikasi sekunder memang bisa membuat pesan tersampaikan ke khalayak ramai dengan cepat, tetapi banyak juga pesan yang disampaikan ternyata tidak tepat dari yang ingin disampaikan.

Penyusunan strategi komunikasi yang baik dapat membuat perusahaan lebih bekerja secara optimal. Strategi komunikasi sangat penting sebagai penunjang suatu perusahaan dalam melakukan aktivitas bisnisnya sehari-hari dengan catatan mencari celah untuk mendapat perhatian public di media.

Namun, pekerja maupun karyawan terkadang masih belum mengetahui strategi komunikasi bisnis di era digital karena berbagai sebab, antara lain: Kurangnya komunikasi yang efektif, Kurangnya pemanfaatan teknologi ataupun gaptek dalam teknologi, Kurangnya pemanfaatan internet, Kurangnya diskusi antar pekerja atau karyawan.

Penting juga seorang untuk seluruh struktur mengetahui bagaimana strategi untuk berkomunikasi baik komunikasi ke atasan maupun bawahan. Komunikasi yaitu proses menyampaikan pesan kepada pihak lain.

Terdapat 2 proses komunikasi yaitu primer dan sekunder. Komunikasi primer biasanya menggunakan gesture tubuh, komunikasi sekunder yaitu komunikasi yang menggunakan sebuah sarana dan media.

Kegiatan bisnis yang mulanya merupakan interaksi antara para pengusaha dan konsumen dengan sistem tradisional, dituntut mengikuti perkembangan bisnis di era digital. Termasuk hadirnya berbagai jenis platform media sosial, hal tersebut berpengaruh terhadap metode bisnis. Kini promosi serta pengembangan bisnis lazim menggunakan media sosial untuk menjangkau masyarakat luas

BACA JUGA:  Kecerdasan dan Profesionalitas Dapat Menentukan Masa Depan

Era digital ini memunculkan perubahan dalam komunikasi, komunikasi yang sering di gunakan dalam bisnis biasanya melalui sekunder terlebih dahulu, dimana kita harus menyampaikan pesan kepada halayak ramai dengan tepat dan baik.

Penyusunan strategi komunikasi yang baik dapat membuat perusahaan lebih bekerja secara optimal. Strategi komunikasi sangat penting sebagai penunjang suatu perusahaan dalam melakukan aktivitas bisnisnya sehari-hari dengan catatan mencari celah untuk mendapat perhatian public di media.

Namun, pekerja maupun karyawan terkadang masih belum mengetahui strategi komunikasi bisnis di era digital karena berbagai sebab, antara lain: Kurangnya komunikasi yang efektif, Kurangnya pemanfaatan teknologi ataupun gaptek dalam teknologi, Kurangnya pemanfaatan internet, Kurangnya diskusi antar pekerja atau karyawan.

Strategi komunikasi dalam bisnis dijadikan sebagai pedoman suatu perusahaan dalam berkomunikasi antar rekan bisnis maupun konsumen pada era digital ini karena jika perusahaan maupun pebisnis berhasil memperkenalkan produk maka laba yang diterima akan semakin meningkat.

Pos terkait