Kontroversi Nama RSUD Dr. Sobirin di Kabupaten Musi Rawas

Kontroversi Nama RSUD Dr. Sobirin di Kabupaten Musi Rawas

MJ, Musi Rawas – Dalam menghadapi kebijakan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas terkait penambahan nama Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sobirin menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sobirin Pangeran Moehamad Amin, muncul kontroversi yang menyiratkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta.

BACA JUGA:  Narkoba Lagi...!! Polres Nias Polda Sumut Amankan Pelaku Narkoba Di Dermaga Gunung Sitoli

Organisasi Masyarakat KANTI, yang merupakan Komunitas Masyarakat Silampari, menyatakan sikap serius dengan menolak perubahan nama RSUD Daerah tersebut. Ketua LSM KANTI, saat diwawancarai, menekankan bahwa perubahan ini dianggap melanggar UU dan menciptakan kesan pemilikannya seperti milik pribadi.

Sebagai respons, KANTI berencana menggelar Aksi Damai di halaman Kantor DPRD, Kantor Bupati, dan halaman Kantor RSUD Dr. Sobirin Pangeran Moehamad Amin di Kabupaten Musi Rawas. Kritikan dan aspirasi masyarakat akan disampaikan pada tanggal 7 Februari pukul 09.00 di depan kantor Bupati serta DPRD.

BACA JUGA:  "Kasat Lantas Polres Grobogan Memimpin Operasi Penanganan Kemacetan Lalu Lintas Secara Langsung"

Ketua LSM KANTI, Sancik, dalam pernyataannya menyampaikan, “Menolak kehadiran RSUD Dr. Sobirin dengan tambahan nama Pangeran Moehamad Amin.” Masyarakat berharap agar perubahan ini dapat ditinjau kembali untuk menjaga integritas dan keadilan.

BACA JUGA:  Perburuan Narkoba Semakin Gencar, 2.252 Jaringan Berhasil Ditangkap Polda Sumut

Pos terkait