Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah jadi 134 Orang

Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah jadi 134 Orang

DEPOK POS – Korban  Tragedi Kanjuruhan kembali bertambah. Jumat (21/02) pagi, salah seorang korban luka berat dari tragedi yang terjadi usai laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya tersebut akhirnya tak tertolong dan meninggal dunia.

Korban yang meninggal tersebut adalah Reyvano Dwi Afriansyah. Ia meninggal setelah 18 hari dirawat di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Kata Menpora Dito : Harap Tim Bulu Tangkis Indonesia Bisa Raih Emas Olimpiade Paris 2024

Revano menjadi korban jiwa ke-134 dari Tragedi Kanjuruhan. Selain itu, tragedi ini juga menyebabkan ratusan orang lainnya luka-luka, baik berat maupun ringan.

Sementara itu, manajemen RSSA pun mengungkapkan rasa duka cita mereka terkait meninggalnya remaja berusia 17 tahun tersebut. Mereka menyebut bahwa Reyvano sudah berjuang selama 18 hari sebelum akhirnya harus mengembuskan napas terakhirnya.

BACA JUGA:  Tragedi Kanjuruhan, Polri akan Dalami Penggunaan Gas Air Mata Berujung Maut

“Ia langsung masuk ke ICU dengan kondisi napas yang tidak stabil. Selama 18 hari ini, kita berikan alat bantu napas dengan kondisi naik turun,” ucap Kabid Pelayanan Medik RSSA Malang, dr. I Wayan Agung.

BACA JUGA:  Tragedi Kanjuruhan di Kaca Mata Pakar UI: Crowd Safety Management

“Kita berjuang bersama almarhum selama 18 hari ini, tapi Allah menentukan kehendak lain. Ia dipanggil pada hari ini,” sambungnya. []

Pos terkait