Mahasiswa Desak Penegakan Hukum di Deli Serdang Terkait Praktek Perjudian

MJ. Deli Serdang – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sumatra Utara (Sumut) melakukan unjuk rasa di depan Mapolresta Deli Serdang Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatra Utara.

Mereka menyoroti maraknya praktek perjudian yang dianggap melanggar hukum dan agama di daerah tersebut.

Ketua DEMA Mahdayan Tanjung secara tegas meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas dan menutup semua lokasi perjudian yang dinilai meresahkan masyarakat.

BACA JUGA:  Ketua MUI Kota Pematang Siantar Ajak Masyarakat Sambut Kedamaian Pasca Pemilu 2024

Mereka menegaskan bahwa praktek perjudian dapat mengancam masa depan generasi muda Kabupaten Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Raphael Sandhy Cahyo Priambodo, menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak setiap pelanggaran hukum, termasuk praktek perjudian. Ia juga mengajak kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam upaya pemberantasan kejahatan.

BACA JUGA:  Kecamatan Rawalumbu Gelar Gerak Jalan Bersama dan Lomba Antar Aparatur Kelurahan

Sayangnya, aksi unjuk rasa tersebut berujung ricuh setelah diduga dibubarkan oleh puluhan preman. Identitas dalang di balik insiden tersebut masih belum terungkap dengan jelas.

Mahasiswa menekankan bahwa aksi mereka dilakukan secara damai untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait penegakan hukum terhadap praktek perjudian.

BACA JUGA:  Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro Lantik Pengurus LPPD Kabupaten Pati Jawa Tengah

Mereka mengecam tindakan anarkis yang terjadi selama aksi unjuk rasa dan meminta pihak kepolisian untuk segera mengidentifikasi dan mengadili pelaku kekerasan tersebut.

Aksi DEMA Sumut ini menjadi sorotan dan menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam menyuarakan keadilan dan penegakan hukum di Deli Serdang.

Pos terkait