Masyarakat Jeli mencermati Soal Janji-Janji Caleg Legislatif 2024

MJ, Atambua NTT – Perhelatan Legislatif 2024 sudah ditabuh oleh KPU, para caleg lama dan baru mulai berlombah dengan stategi masing – masing secara mandiri Organisasi parpol terus bergerilya ”Pagi siang sore dan malam tak henti hentinya “mumpung masih diberi waktu.

Persoalan janji menjanji merupakan lagu lama dan beranak cucu bagi para caleg maupun setelah menjadi Anggota DPR bagi masyarakat, toh masyarakat terus membiarkan itu.

BACA JUGA:  Kasus Arus Bawah : Pria Paruh Baya di Desa Silalahi Nginap Gratis di Mako Polres Dairi

Caleg legislatif lama ada memanfaatkan program kepala Daerah yang sedang berkuasa seakan akan program yang tengah di kerjakan akir tahun adalah perjuangannya, ada juga caleg berani membuat Kelompok tani dan ternak dadakan akan membantu ayam sampai ratusan ekor juga babi dan kambing bahkan ada caleg berani membayar setiap pemilih di biayai Rp.250.000 sd Rp.1000.000, guna memenangkannya di TPS nanti.

BACA JUGA:  Diduga Polsek Rawa Pitu Kurang Responsif dalam Penanganan Kasus Penimbunan Pupuk Subsidi

Persoalan janji menjanji dan bujuk rayu ini terus menjadi buah bibir masyarakat yang ikut sosialisasi dgn para caleg atau setiap hajatan, toh akirnya kekecewaan yang harus di raih selama lima tahunan oleh kita masyarakat.

Paulus Bau Modok pegiat LSM Garda juga sebagai caleg legislatif 2024,kepada media ini terus mengingatkan para caleg berkaitan dengan hajatan pemilihan Legislatif 2024.(6/12/23)

BACA JUGA:  Intimidasi Wartawan PPWI-TUBA Terkait SMPN-1 Menggala: Langkah Kordinasi Menuju Ke IV Institusi

”Bicara tentang bukti perjuangan kepada masyarakat”Jika saja kita dipercaya oleh rakyat jangan hanya janji tinggal janji, maka sekarang di saat momentum memasuki pesta demokrasi ini jangan gunakan kesempatan itu untuk membohongi lagi masyarakat. Karena masyarakat sekarang sudah mampu menilai kualitas moral dan sosial pemimpinnya yang akan memperjuangkan aspirasi dan penderitaan mereka.”katanya.

Pos terkait