Memiliki Diabetes di Usia Muda

Diabetes adalah suatu penyakit kronis yang ditandai dengan adanya kadar gula darah tinggi dalam tubuh seseorang.

DEPOKPOS – Diabetes menyebabkan kerusakan pada organ yang dapat berakibat mengancam nyawa dan kualitas hidup yang menderitanya. Terdapat berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi munculnya diabetes seseorang, di antaranya dengan pola hidup tidak sehat, adanya gangguan hormon, terdapat kelainan pada ginjal dan lain sebagainya. Namun, jenis diabetes yang paling banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari yaitu diabetes melitus (dm).

Diabetes melitus ditandai dengan suatu kondisi dengan adanya gangguan dalam metabolisme yang terjadi ketika tubuh seseorang tidak dapat menghasilkan dan menggunakan insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang diproduksi di kelenjar pankreas yang berfungsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Saat diabetes sedang terjadi, maka glukosa dalam darah akan meningkat menjadi sangat tinggi sehingga dapat membahayakan tubuh seperti merusak organ dan jaringan tubuh yang lain. Komplikasi diabetes dapat menyebabkan kerusakan tubuh pada saraf, gagal ginjal, serangan jantung, amputasi, katarak, kebutaan, hingga kematian seseorang.

Diabetes mellitus dapat menyerang siapa saja, tidak dapat dipungkiri saat sesorang masih di usia muda dapat memiliki penyakit diabetes. Diabetes mellitus dibagi menjadi dua macam seperti, tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes mellitus tipe 1, penyakit ini dapag terjadi oleh adanya kelainan autoimun yang menyebabkan organ pankreas tidak dapat berfungsi memproduksi insulin. Pada diabetes mellitus tipe 2, penyakit ini disebabkan sebagai dampak negatif dari pola makan tidak teratur yang tidak sehat, sehingga tubuh tidak mampu mengontrol asupan gula dengan baik.

BACA JUGA:  5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Banyak yang Tidak Tahu!

Ciri-ciri diabetes pada usia muda berdasarkan dengan jenis diabetesnya, yaitu:

1. Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 pada usia muda ditandai dengan ciri-ciri, seperti:

⦁ Rasa haus dan lapar meningkat.
⦁ Peningkatan jumlah frekuensi buang air kecil.
⦁ Kulit dan mulut mengering.
⦁ Penurunan berat badan secara drastis.
⦁ Mudah kelelahan.
⦁ Bau mulut.
⦁ Penglihatan akan cenderung buram.

2. Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 pada usia muda akan ditandai dengan adanya gejala, seperti:

⦁ Peningkatan frekuensi buang air kecil pada saat malam hari.
⦁ Rasa haus meningkat.
⦁ Mudah kelelahan.
⦁ Penurunan berat badan.
⦁ Gatal di sekitar alat kelamin karena adanya infeksi jamur.
⦁ Proses penyembuhan luka lama.
⦁ Mata menjadi kering.

Apa yang menyebabkan diabetes di usia muda?

Sudah banyak berbagai penelitian seseorang pada usia muda dapat memiliki penyakit diabetes karena mereka cenderung kurang peduli akan apa yang dikonsumsinya, secara tidak disadari sehingga menyebabkan pola makan yang tidak sehat. Mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food, dan makanan-makanan yang banyak mengandung glukosa seperti kue, donat, hingga minuman boba yang lebih diminati anak muda jaman sekarang dibandingkan dengan makanan dan minuman yang sehat.

BACA JUGA:  Diet Saja Tak Cukup, Lakukan Ini Agar Tubuh Tetap Terjaga

Beberapa faktor yang berkaitan dengan pola gaya hidup :

⦁ Mengalami kegemukan atau obesitas (body mass index diatas 23).
⦁ Gaya hidup tidak teratur dan kurang berolahraga.
⦁ Kadar lemak dan kolesterol dalam darah yang tinggi.
⦁ Makanan dan minuman yang tinggi glukosa/garam/lemak dengan rendah kandungan serat.
⦁ Faktor genetic atau keturunan dari orang tua penderita diabetes.

Saat mengkonsumsi gula secara berlebihan, maka kadar insulin dalam tubuh akan meningkat. Peningkatan resistensi insulin yang dapat menyebabkan organ dalam tubuh tidak mampu memproses kelebihan glukosa secara maksimal. Kenaikan kadar gula darah dalam tubuh yang tidak dapat berfungsi secara maksimal tidak menutup kemungkinan akan memicu penyakit diabetes mellitus tipe 2. Selain pola makan, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan risiko meningkatnya diabetes mellitus, seperti faktor usia, berat badan, genetik dan gaya hidup.

Untuk diabetes mellitus tipe 1, hingga saat ini belum dapat diketahui secara jelas apa yang menjadi penyebab diabetes tipe 1 ini. Penyakit autoimun diketahui berkontribusi , karena dalam membuat sistem imun menyerang pada tubuh dan merusak sel-sel yang berfungsi menghasilkan insulin di pankreas. Lalu faktor lain yang meningkatkan risiko penyebab penyakit ini, diantaranya pada faktor genetik dan lingkungan.

BACA JUGA:  Walk For Autism : Memperjuangkan Hak untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Apa gejala diabetes di usia muda?

Pada dasarnya, diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki karakteristik yang hampir sama. Perbedaannya adalah penderita diabetes tipe 1 cenderung menurunkan berat badan meski tanpa diet. Ingatlah bahwa gejala diabetes pada usia muda berkembang secara diam-diam selama beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun, sehingga beberapa kasus diabetes baru tidak diketahui oleh penelitian medis.

Berikut beberapa ciri diabetes yang umum terjadi, yaitu:

⦁ Mudah lapar dan mudah haus
⦁ Disfungsi ereksi
⦁ Penglihatan kabur
⦁ Kekuatan otot lemah
⦁ Libido menurun
⦁ Mudah lelah
⦁ Perubahan suasana hati yang tiba-tiba
⦁ Jumlah kadar urine meningkat saat buang air kecil
⦁ Butuh waktu lama untuk mengering dan sembuh saat terluka

Atasi diabetes sejak dini

Ikuti gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan perbanyak konsumsi makanan sehat dan makanan bergizi yang cukup. Lakukan pemeriksaan rutin dan segera hubungi dokter jika mengalami gejala diabetes melitus agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat. Walaupun diabetes tidak dapat disembuhkan, penderita diabetes tetap dapat mencapai dan mencapai kualitas hidup yang optimal jika mampu mengelola penyakitnya dengan baik.

Amanda Amelia Sari
Mahasiswa Keperawatan Universitas Binawan

Pos terkait