Mencapai PDB Top 5 Dunia Tahun 2045 Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Nasional

MJ, Jakarta – Pemerintah harus memulai melakukan Langkah dan Upaya konkrit seperti Investasi dalam pendidikan, infrastruktur, UMKM, kebijakan investasi, keberlanjutan lingkungan, dan kerjasama internasional adalah kunci untuk mencapai visi PDB Top 5 Dunia pada tahun 2045.

“Untuk meraih tujuan tersebut, diperlukan komitmen dari pemerintah, secara nasional pak Jokowi dalam 2 periodenya ini berhasil membangun fondasi dan step besar menuju target Indonesia emas 2045, mulai dari sektor swasta, dan masyarakat, serta pemantauan dan penyesuaian kebijakan yang tepat waktu. Keseluruhan langkah-langkah ini membentuk fondasi kokoh untuk membangun ekonomi Indonesia yang berdaya saing global,” tegas Rexy Andalangi Maatuil Caleg DPRD Dapil 1 kabupaten Kepulauan Talaud Nomor 3 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam pandangan kepada majalahjakarta.id Jumat (1/12/2023).

Dalam pengamatan Rexy menegaskan, bahwa faktor kunci dalam mencapai PDB Top 5 Dunia pada tahun 2045 adalah optimalisasi pemanfaatan teknologi digital nasional. Melihat tingkat digitalisasi yang tinggi di negara-negara maju, jelas kata Rexy bahwa eksploitasi teknologi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian nasional. Oleh karena itu Rexy berpandangan, investasi dan pengembangan dalam infrastruktur digital, kemampuan SDM terkait teknologi, serta penciptaan kebijakan yang mendukung inovasi digital menjadi esensial dalam meraih tujuan tersebut, tandasnya.

BACA JUGA:  Pemerintah Siapkan Langkah Pastikan Natal 2023 Dan Tahun Baru 2024 Aman Dan Lancar

Rexy Kembali mengatakan, bahwa penting untuk mencatat bahwa integrasi roadmap dan masterplan bidang digital menjadi satu kesatuan bersama adalah langkah krusial dalam menggerakkan pembangunan digital nasional secara efektif. Saat ini kata Rexy melihat, perlu dilakukan upaya konkret untuk mengorkestrasikan dan menyinergikan semua inisiatif digital yang ada di Indonesia. Dalam konteks pembangunan digital nasional, menyusun infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintahan digital, dan masyarakat digital sebagai satu entitas terpadu dapat memberikan manfaat sinergis dan memastikan bahwa setiap pilar saling mendukung.

“Keberhasilan pembangunan digital memerlukan koordinasi yang erat antara semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Dengan mengintegrasikan berbagai roadmap dan masterplan, Indonesia dapat menciptakan kerangka kerja yang holistik untuk memajukan ekosistem digitalnya,” ujarnya

BACA JUGA:  HNW: Pemerintah dan Ketua PSSI Harusnya Tolak Timnas Israel

Hal ini kata Rexy menegaskan, tidak hanya mempercepat pencapaian tujuan pembangunan digital, akan tetapi juga meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Selain itu, integrasi ini dapat meningkatkan keterlibatan sektor swasta dan masyarakat dalam implementasi kebijakan digital.

Utuk itu Rexy meminta Kerjasama yang lebih erat antara berbagai sektor akan memungkinkan pertukaran ide dan sumber daya yang lebih baik, menciptakan lingkungan di mana inovasi dapat berkembang.

“Dalam pandangan saya, pemerintah sebaiknya mengambil peran sebagai fasilitator utama dalam mengelola integrasi ini, memastikan bahwa setiap langkah diambil dengan memperhatikan dampaknya terhadap semua aspek pembangunan digital nasional. Sinergi antara infrastruktur, ekonomi, pemerintahan, dan masyarakat digital dapat menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan dan memaksimalkan potensi digital Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Erick Thohir Sebut Siap Ganyang Wasit Terlibat Match Fixing, Kita Tunggu Buktinya!

Disisi lain Rexy melihat dimana Pentingnya visi global dalam transformasi digital pendidikan Indonesia tak dapat diabaikan. Generasi muda yang terkoneksi secara internasional perlu didukung dengan kebijakan dan program pendidikan yang terhubung dengan perkembangan global.

“Dengan fokus pada keterampilan relevan secara global dan pemanfaatan teknologi, pendidikan dapat menjadi kunci untuk mempersiapkan generasi masa depan yang siap bersaing di panggung internasional. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta penting untuk mewujudkan visi ini,” urainya.

“Hemat saya, Transformasi digital membuka peluang interkoneksi sistem dari sektor finansial, pendidikan, kesehatan, smart city, hingga tata kelola pemerintahan. Meskipun memerlukan proses panjang, langkah menuju tahapan ini penting bagi Indonesia. Persiapan sistem dan edukasi publik menjadi kunci untuk memastikan keselarasan dalam mewujudkan visi-misi bersama dalam era digital ini, pungkasnya.

Pos terkait