Menciptakan Komunikasi Efektif dalam Pemasaran Produk

7 Gerai Baru Matahari Akan Dibuka Sebelum Lebaran 2023

DEPOK POS – Media online merupakan media yang hanya dapat diakses melalui koneksi internet. Media online dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk melakukan pemasaran produk secara online yang disebut dengan e-commerce. Saat ini belanja online sangat digandrungi oleh sebagian besar masyarakat di semua kalangan, hal ini karena belanja online menawarkan berbagai kemudahan seperti dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa terhalang jarak dan waktu. Hampir semua kalangan masyarakat melakukan pembelian produk secara online mulai dari berbelanja sayuran, makanan maupun belanja barang-barang kebutuhan lainnya.

Adapun kelebihan media online dalam strategi pemasaran adalah sebagai berikut :

⦁ Jangkauan akses yang cukup luas
Media online memiliki jangkauan akses yang cukup luas, sehingga pelanggan dapat mengakses situs belanja online kapan saja dan dimana saja baik di dalam negeri maupun diluar negeri.

⦁ Dapat terus terhubung dengan pelanggan

Dengan adanya media online dalam pemasaran produk membuat penjual dan pembeli selalu terhubung satu sama lain dalam waktu 24 jam.

⦁ Biaya yang dikeluarkan lebih murah

Dengan adanya media online, membuat pelanggan tidak harus datang ke offline store secara langsung sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya terutama untuk transportasi.

⦁ Media online sebagai startegi pemasaran produk dapat menghemat waktu

BACA JUGA:  4 Aktivitas Ngabuburit Agar Tak Bosan Menunggu Waktu Berbuka Puasa

Media online dapat membuat pembeli menghemat waktu karena pembeli dapat mengakses informasi kapan saja dan dimana saja, begitu juga dengan penjual yang dapat bekerja kapanpun dan dimanapun.

Sedangkan kekurangan media online dalam strategi pemasaran adalah sebagai berikut :

⦁ Masih adanya pelanggan yang lebih menyukai belanja secara langsung atau belanja offline

Walaupun belanja online disukai hampir oleh sebagian besar orang, namun masih ada pelanggan yang lebih menyukai berbelanja secara offline atau secara langsung. Hal ini karena, ketika berbelanja secara langsung, pelanggan dapat menyentuh fisik dari barang yang akan dibeli sedangkan ketika berbelanja secara online, produk yang akan dibeli tidak bias disentuh ataupun dipegang.

⦁ Adanya masyarakat yang tidak mahir menggunakan internet
Diera digital, masih ada saja masyarakat yang tidak mahir menggunakan internet terutama jika target market yang dituju adalah generasi sebelum milenial. Hal ini dapat membuat penjual kehilangan para pelanggannya.

⦁ Sangat rentan terhadap penipuan
Dalam melakukan pemasaran secara online, sering kali dijumpai banyak penipuan-penipuan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Penipuan ini seperti membuat akun media social atau situs belanja palsu untuk menipu orang-orang.

Media online memiliki segudang keunggulan yang dapat membantu proses pemasaran produk sehingga saat ini sudah banyak pedagang atau penjual yang memasarkan produknya melalui media online atau e-commerce. Dengan banyaknya pesaing yang muncul, setiap penjual atau pedagang seharusnya memiliki strategi pemasaran yang mampu menunjang penjualan produknya. Salah satu cara untuk membangun strategi pemasaran yang baik adalah dengan menciptakan komunikasi yang efektif, baik dengan pelanggan ataupun dengan sesama penjual online.

BACA JUGA:  Peran Penting Komunikasi Verbal dan Nonverbal Terhadap Kegiatan Bisnis

Berikut adalah cara menciptakan komunikasi yang efektif dalam strategi pemasaran produk di media online, yaitu :

⦁ Meningkatkan interaksi dengan pelanggan
Penjual online perlu meningkatkan interaksi dengan pelanggan yang lebih intens. Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan metode two-way communication atau komunikasi dua arah. Dimana dengan metode ini maka konsumen dapat merespon pesan yang dikirimkan oleh penjual dengan mudah, instan dan real-time sehingga konsumen mendapatkan jawaban langsung dari penjual. Hal ini membuat konsumen merasakan customer experience yang lebih berkesan dan akan membuat bisnis yang dijalankan oleh penjual semakin meningkat.

⦁ Mengembangkan layanan konsumen melalui aplikasi chat yang banyak digunakan pelanggan
Penjual perlu mengembangkan layanan konsumen melalui aplikasi chat yang memang telah banyak digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Hal ini karena konsumen kurang menyukai jika harus menggunakan aplikasi yang membuat mereka harus mengunduhnya diplay store. Oleh karena itu demi meciptakan komunikasi yang efektif dengan pelanggan maka penjual harus mengembangkan layanan konsumennya.

BACA JUGA:  Siapkah Generasi Milenial Menjadi Agent of Change Dalam Menghadapi Era Society 5.0?

⦁ Memilih kanal komunikasi digital yang ringkas, efektif dan tepat
Penjual perlu memilih kanal komunikasi digital yang ringkas, efektif dan tepat seperti instant messaging yang tidak hanya bersifat mobile-friendly tetapi juga memiliki fitur lainnya yang all-in. Hal ini dilakukan karena konsumen biasanya menginginkan komunikasi yang instan dan mudah diakses.
⦁ Penjual harus memastikan bahwa semua pelanggan telah terlayani secara cepat, real time dan efektif. Penjual juga perlu memastikan bahwa tidak ada pesan dari pelanggan yang terabaikan dan meresponnya dalam waktu yang tidak terlalu lama agar pelanggan tidak kecewa.

Setiap penjual atau pedagang tentunya menginginkan kesuksesan dalam usahanya. Untuk mencapai hal itu, diperlukan adanya startegi pemasaran yang efektif terutama diera digital dimana segala aktivitas manusia dilakukan melalui internet, salah satunya adalah aktivitas belanja online. Komunikasi yang efektif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan strategi pemasaran produk dimedia online. Komunikasi yang efektif ini mampu meningkatkan penjualan produk dimana dengan meningkatnya penjualan produk maka penjual dapat mencapai kesuksesan dalam bisnis onlinenya.

Arfi Maulana, Azzahraasyaida, Britania Reskin Brilian, Bryan Genisius Rolando, Cindy Septiana Mahasiswa S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang

Pos terkait