Mengenal Penyakit HIV/AIDS

Mengenal Penyakit HIV/AIDS

 

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, sekumpulan gejala dan infeksi atau yang disebut sindrom yang disebabkan oleh rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia karena virus HIV, sedangkan HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, adalah virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Seks adalah penyebab utama penularan. HIV sering dikaitkan dengan penyakit menular seksual, karena penyebaran penyakit ini biasanya melalui hubungan seks bebas, sering berganti pasangan, AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya, karena angka kematiannya 100% dalam lima tahun, yaitu. dalam waktu lima tahun. Setelah diagnosis AIDS, semua yang terkena dampak meninggal.

HIV dan virus terkait biasanya ditularkan melalui kontak langsung di antara lapisan dalam kulit (selaput lendir) atau sirkulasi darah,Cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti Darah, air mani, cairan vagina, cairan Pre-seed dan ASI. penularan bisa terjadi melalui hubungan seksual (vagina,anal atau oral). transfusi darah, jarum-jarum suntik yang terkontaminasi. Berhubungan Seksualitas adalah faktor mediasi HIV/AIDS tertinggi

BACA JUGA:  Indonesia Darurat Sampah Makanan? Ketahui Dampak dan Cara Pencegahannya!

Tahap dan Gejala AIDS

Gejala-gejala AIDS baru bisa dilihat pada seseorang yang tertular HIV sesudah masa inkubasi. Selama masa inkubasi jumlah HIV dalam darah terus bertambah sedangkan jumlah sel darah putih semakin berkurang. Masa inkubasi terdiri dari beberapa tahap yaitu:

Tahap pertama

Disebut masa jendela atau window period yaitu renggang waktu pertama setelah HIV masuk kedalam aliran darah. Berlangsung hingga 6 bulan. Pada tahap ini test HIV menunjukkan hasil negatif. Hal ini karena tes yan mendeteksi antibodi HIV belum dapat menemukannya,sehingga hasilnya negatif.

BACA JUGA:  Pengaruh Pengawasan Mutu Terhadap Pemeriksaan Trombosit

Tahap kedua

Disebut kondisi asimptomatik,yaitu keadaan yang tidak menunjukkan gejala-gejala walaupun sudah terinfeksi HIV. Kondisi ini dapat berlangsung 5-10 tahun tergantung sistem kekebalan tubuh penderita.

Tahap ketiga

Terkait dengan penyakit HIV related illness. Ditandai dengan gejala-gejala awal penyakit. Gejala- gejala antara lain :

Pembesaran kelenjar limfe/kelenjar getah bening
Hilang selera makan
Berkeringat berlebihan
Timbul bercak-bercak di kulit
Diare terus-menerus
Flu tidak sembuh-sembuh
Tahap ini dapat berlangsung sekitar 6 bulan sampai 2 tahun.
Tahap keempat

Disebut masa AIDS. Ditandai dengan jumlah sel darah putih (limfosit/sel T-4) kurang dari 200/mikroliter. Kondisi ditandai dengan munculnya berbagai penyakit terutama yang disebabkan oleh infeksi oportunistik ( TBC,Pneumonia,Gangguan Saraf,Herpes).

BACA JUGA:  “Screen Time“ Lama-Lama, Bikin Anak Sakit Mata dan Mental Juga

Pencegahan penyakit HIV/AIDS

Dilakukan penyeluhan kesehatan
Konseling pribadi
Tidak berganti-ganti pasangan
Menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks
Hindari penyalahgunaan alkohol dan obat-obat terlarang
Mensterilkan alat-alat yang dapat menularkan

Penyebab HIV/AIDS

Penyebab HIV/AIDS beberapa masalah yang cukup serius untuk penderitaan. Secara fisik menciptakan kerentanan bagi sebagian orang penyakit seperti tuberkulosis,infeksi mulut dan tenggorokan
berjamur,pembengkakan kepada kelenjar getah bening,Herpes zoster muncul kembali dan gatal di seluruh tubuh (Nursalam dan Ninuk, 2071).
HIV/AIDS dapat memperlambat dengan pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan jumlah kapasitas manusia produksi (modal manusia), tidak termasuk gizi yang baik, pelayanan kesehatan dan Narkoba yang dapat mematikan perekonomian dan daerah.
(Wahyu,Taufik;Asmidirllyas,2012).

Pengobatan

Indah Suny Cesa Lestari
Mahasiswa Universitas Binawan

Pos terkait