Mengenal SGIE, Laporan Tahunan Ekonomi Halal Dunia

DEPOKPOSStage of the Global Islamic Economic (SGIE) merupakan sebuah laporan tahunan yag mendokumentasikan atau mendata kondisi ekonomi halal yang ada diseluruh dunia. Laporan tahunan tersebut disusun lalu dipublikasihan oleh Dinar Standar.

Dilansir dari situs resmi Dinar Standar, Dinar Standar adalah perusahaan yang melakukan penelitian tentang strategi pertumbuhan dan manajemen pelaksanaan, yang memungkinkan organisasi untuk memberikan dampak global yang menguntungkan dan bertanggung jawab. Dinar Stardar berfokus pada spesialisasi ruang dampak sosial, inovasi pemerintah, dan ekonomi halal dan etika global. Perusahaan ini telah memberdayakan lebih dari 30 entitas pemerintah, pemimpin industri, lembaga investasi, dan lembaga multilateral di lebih dari 12 negara sejak 2008.

Bacaan Lainnya

Menurut Dinar Standar dalam “The Global Islamic Economic Report 2023”, Indonesia menempati urutan 3 besar bersama dengan Arab Saudi dan Malaysia di peringkat teratas. Hasil tersebut menunjukan bahwa kenaikan peringkat bagi Indonesia yang pada tahun sebelumnya 2022 menempati peringkat keempat.

BACA JUGA:  Sambut Idul Fitri, IKEA Beri Potongan Harga Hingga 75 Persen

SGIE memiliki tujuan utama yaitu untuk memberikan gambaran secara keseluruhan tentang ekonomi islam global. SGIE ini menganalisis berbagai sektor ekonomi islam, seperti keuangan islam, makanan halal, pariwisata halal, farmasi halal, mode halal, dan kosmetik halal. Tidak hanya secara domestik, SGIE ini juga membahas perkembangan secara global di berbagai negara islam dunia.

Laporan ini dapat mengidentifikasi trend dan peluang utama dalam perekonomian islam. Seperti berkembangnya teknologi keuangan islam, meningkatnya permintaan produk dan layanan halal, serta pertumbuhan populasi muslin global.

BACA JUGA:  Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Ekonomi Islam global, yang direpresentasikan dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE), telah menunjukkan dampaknya yang signifikan dalam peta ekonomi global saat ini. Pertumbuhan populasi Muslim yang terus bertambah serta minat yang meningkat terhadap produk dan layanan sesuai prinsip syariah menjadi pendorong utama dalam memperbesar peran SGIE dalam perekonomian global.

Manfaat utama dari SGIE adalah memberi negara-negara, terutama yang memiliki mayoritas penduduk Islam, kesempatan untuk memperluas pasar ekonomi mereka di kancah global. Jumlah populasi masyarakat Islam yang lebih besar akan meningkatkan permintaan untuk produk halal, keuangan syariah, dan pariwisata halal. Potensi besar ini dianggap dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat perkapita, yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Selain memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi negara dengan mayoritas penduduk muslim, SGIE ini bahkan bermanfaat bagi perekonomian global secara keseluruhan, karena memungkinkan antar negara untuk menciptakan produk dan layanan yang inklusif dan berkelanjutan melalui pembentukan kemitraan yang berdampak pada perekonomian global.

BACA JUGA:  KAMI & BAMED Menuju New York Fashion Week

Dengan kata lain, SGIE ini berfungsi sebagai penggerak atau pemicu bagi ekonomi global untuk menciptakan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan. Yang dimana dengan ini dapat memberi keuntungan bagi semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung.

Prinsip-prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan, kesetaraan, dan keberlanjutan berpotensi untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi antar negara dan masyarakat. SGIE menjadi alat yang memperjuangkan stabilitas dan keadilan ekonomi global, membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Syifa Maulida Azzahra

Pos terkait