Mensyukuri Nikmat Allah

DEPOKPOS – Mensyukuri nikmat Allah subhanahu wa ta’ala maka cara mensyukurinya dengan lisan lidah dan bertasbih (subhanallah) bertahmid (Alhamdulillah) bertakbir (Allahu akbar) adapun mensyukuri nikmat Allah ini dengan perbuatan melaksanakan perintah Allah menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta’ala.
Seperti yang sudah dijelaskan pada ayat berikut:

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَنْ يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. (QS.Luqman:12)
Ibnul Qayyim dalam ‘Uddah Ash-Shabirin wa Dzakhirah Asy-Syakirin (hlm. 187), rukun syukur itu ada tiga:

  • Mengakui nikmat itu berasal dari Allah.
  • Memuji Allah atas nikmat tersebut.
  • Meminta tolong untuk menggapai rida Allah dengan memanfaatkan nikmat dalam ketaatan.
BACA JUGA:  Keutamaan Shalawat

Kata syukur berasal dari Bahasa Arab syakara, yaskura, syukron yang berarti berterima kasih. Bersyukur berarti kita berterimakasih kepada Allah Swt atas karunia yang dianugerahkan Allah Swt.

Sedangkan menurut istilah syukur ialah memberikan pujian kepada Allah dengan cara taat kepada-Nya, tunduk dan berserah diri hanya kepada Allah Swt serta beramal makruf nahi munkar.

BACA JUGA:  Membayar Zakat Fitrah dengan Uang, Bolehkah?

Cara mensyukuri nikmat Allah SWT

Mensyukuri Dengan Menggunakan Hati
Mensyukuri dengan hati dilakukan dengan mengakui dan meyakini jika semua nikmat yang kita rasakan hanya semata-mata berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kita sebagai manusia hanya menjadi perantara sehingga segala sesuatu bisa terjadi atas kehendak-Nya.

Mensyukuri Dengan Lisan
seorang hamba yang mensyukuri, maka lisannya akan senantiasa dipergunakan untuk dzikir serta mengucapkan Alhamdulillah yang dilakukan sebagai bentuk pujian atas nikmat yang sudah diberikan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain itu, berbicara tentang nikmat yang diberikan Allah pada orang lain juga menjadi bentuk dari rasa syukur serta pengakuan pada Allah.

BACA JUGA:  Puasa Ramadhan untuk Meraih Derajat Takwa

Mensyukuri Dengan Anggota Tubuh
Mensyukuri dengan anggota tubuh adalah melakukan banyak ketaatan pada Allah dan tidak memakai anggota tubuh untuk tujuan kemaksiatan. Mata hanya di pakai untuk melihat hal baik, telinga hanya di pakai untuk mendengar yang bermanfaat dan anggota tubuh lain hanya digunakan untuk beribadah pada Allah Subhanahu wa Ta’ala sekaligus menjalankan perkara yang sudah diwajibkan Allah dan menjadi sunnah Rasulullah.

Syukur kepada Allah adalah memuji Allah atas nikmat yang diyakini dengan hati, diucapkan dengan lisan, dilakukan dengan perbuatan serta memanfaatkan nikmat untuk beribadah dan bukan untuk bermaksiat.
Aamiin.

Imelda triwahyuni
Mahasiswi STEI SEBI

Pos terkait