Mental Health: Memahami Sumber Daya Kesehatan Mental

Kesehatan mental yang buruk dapat mengganggu kondisi seseorang dan berdampak buruk terhadap gangguan suasana hati dan batin, emosi tidak dapat dikendalikan, serta kesulitan berpikir dengan jernih.

DEPOKPOS –  Mental health adalah keadaan psikis, kejiwaan, dan pikiran dalam keadaan tenang, damai, dan tentram. Keadaan seperti ini dapat memungkinkan seseorang untuk berpikir dengan jernih dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Mental health mempunyai ikatan penting dengan kesehatan fisik yaitu sama-sama penting untuk dijaga.

Apabila mental health mengalami penurunan cukup buruk maka dapat menyebabkan keseimbangan tubuh maupun fisik dapat menurun. Seseorang yang mempunyai kesehatan mental yang baik mampu mengatur potensi dalam dirinya secara baik ketika menghadapi permasalahan hidup, menghadapi tantangan, serta dapat menjalin hubungan positif dengan orang lain.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, kesehatan mental yang buruk dapat mengganggu kondisi seseorang dan berdampak buruk terhadap gangguan suasana hati dan batin, emosi tidak dapat dikendalikan, serta kesulitan berpikir dengan jernih.

Namun, kondisi mental health penduduk Indonesia untuk saat ini cukup memprihatinkan khususnya penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun ke atas.

Karena menurut data yang di muat oleh laman World Population Review menyebutkan bahwa Indonesia ditemukan 9.162.886 kasus depresi dengan prevalensi 3,7% Oleh karena itu, Pada tahun 2022 gangguan kesehatan mental di Indonesia berada di urutan kedua.

BACA JUGA:  Bahaya Rokok Elektrik, Kenali Risiko dan Dampaknya

Maka dari itu kita harus mulai sadar penting nya menjaga kesehatan mental dan mulai mengenali ciri-ciri gangguan mental tanpa berpikir bahwa kesehatan mental hanyalah aib yang tidak perlu di perhatikan.

Penyebab terjadinya gangguan mental health

Ada beberapa faktor gangguan mental health seseorang diantaranya:

1. Genetik
Ada kemungkinan gangguan kesehatan mental disebabkan oleh faktor genetik yang diturunkan dalam keluarga.

2. Trauma
Yaitu kondisi seseorang yang memiliki pengalaman di masa lalu cukup buruk seperti pelecehan seksual atau korban kekerasan fisik.

3. Anxiety (Kecemasan)
Yaitu kecemasan dan perasaan takut yang berlebihan dan berlangsung terus menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Broken Home
Yaitu situasi keluarga tidak harmonis sering kali terjadi perselisihan yang kerap kali merujuk pada perceraian.

5. Pengaruh Lingkungan
Lingkungan yang kurang baik dapat meningkatkan resiko menurunnya kesehatan mental, karena faktor lingkungan dampaknya sangat signifikan pada kesehatan mental.

6. Tekanan keluarga
Yaitu ketika pihak keluarga selalu menekankan atau menaruh ekspektasi pada anaknya tanpa adanya dukungan.

Nah, kondisi diatas dapat membuat kondisi kejiwaan seseorang dapat terganggu dan mengancam nyawa penderitanya. Dengan tidak adanya tindakan penanganan yang tepat, kondisi mental yang terganggu dapat memicu permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang akhirnya akan memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

BACA JUGA:  Tips Diet Permula untuk Remaja

Gejala gangguan mental health

Seseorang yang mengalami gangguan mental health memiliki gejala yang berbeda-beda, tergantung dengan jenis penyakit kejiwaan yang dialami nya. Namun, ada beberapa gejala yang sering dialami oleh seseorang yang mengalami gangguan mental health yaitu :

1. Kehilangan kemampuan diri untuk berkonsentrasi.
2. Kecemasan, ketakutan, serta kegelisahan yang berlebihan sehingga tidak bisa melakukan aktivitas dengan baik.
3. muncul pemikiran untuk melakukan self harm (menyakiti diri sendiri).
4. menarik diri dan menutup diri dari lingkungan dan aktivitas sosial.
5. mood swing yaitu perubahan suasana hati atau keadaan emosional secara mendadak seperti tiba-tiba merasa sedih tanpa di ketahui apa penyebab nya dan tiba-tiba emosi tidak terkontrol.
6. mengalami masalah dalam pola makan dan pola tidur yang buruk.
7. rendah diri serta hilangnya rasa percaya diri.

Upaya untuk mencegah terjadinya gangguan mental health

Betapa pentingnya kita untuk menjaga kesehatan mental dapat dilakukan dengan beberapa upaya seperti:

1. Berpikir positif dan katakan beberapa hal positif kepada diri sendiri.
Ketika anda berpikir negatif terhadap diri anda maka anda akan terus mengalami efek negatif nya juga.

2. Bersyukur atas apa yang telah terjadi.
Rasa syukur kita terhadap apa yang telah terjadi dapat meningkatkan kualitas kesehatan mental dan kesejahteraan dalam hidup kita.

BACA JUGA:  Kenali Bahaya Junk Food bagi Kesehatan

3. Banggalah terhadap dirimu sendiri.
Apapun hasilnya tetap banggalah terhadap usaha yang telah anda lakukan.

4. Fokus mengembangkan diri bukan membandingkan diri.
Fokus pada tujuan utama anda tanpa harus membandingkan diri anda dengan orang lain.

5. Rajinlah berolahraga.
Olahraga dapat melepaskan beban pikiran dalam tubuh dan dapat meningkatkan suasana hati.

6. Makan makanan yang enak.
Makanan yang enak dapat menenangkan suasana hati yang sedang kacau.

7. Menonton film yang seru atau melakukan hobi yang anda sukai.
Lakukan kegiatan santai yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi gejala depresi.

8. Terbuka dengan seseorang.
Mulai sekarang terbukalah kepada seseorang yang mungkin anda percayai dan mulailah bercerita tentang apa yang terjadi jangan pernah merasa anda sendiri.

9. Istirahat dan tidur dengan teratur.
Kurang tidur memiliki dampak negatif terhadap kesehatan fisik maupun tubuh, maka mulai saat ini atur pola tidur anda dengan baik.

Itulah penjelasan mengenai mental health yang perlu dipahami dan dipelajari. Dengan demikian, diharapkan setiap orang bisa mulai sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan mental karena gangguan kesehatan mental bisa menyerang siapa saja.

Jika mental seseorang baik maka kondisi batin seseorang juga akan baik. Seseorang dengan kondisi mental yang baik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Anggrea Azzahra, siswi SMAN 15 KOTA BEKASI

Pos terkait