Pasar Nguter, Pasar Jamu Terbesar di Indonesia

DEPOKPOS – Pasar Jamu Nguter di Sukoharjo, Jawa Tengah, diresmikan pada tahun 2015 ini memiliki daya tarik unik yang menjadikannya destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga saat berada di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Saat melihatnya secara sekilas, tidak ada yang tampak istimewa dari pasar tradisional ini. Namun, begitu Anda memasuki bangunannya, indra penciuman Anda akan disambut dengan aroma rempah-rempah yang khas, tercium dari berbagai dagangan puluhan pedagang jamu di sana.

Para pedagang jamu ini telah berjualan secara turun-temurun selama puluhan tahun, yang menjadikan pasar tradisional ini dikenal sebagai Pasar Jamu Nguter.

Bagi pecinta minuman sehat, Anda dapat membeli berbagai jenis jamu dan rempah-rempah dalam berbagai bentuk, mulai dari jamu kering hingga siap seduh.

Untuk melengkapi daya tarik pasar tradisional ini, terdapat Kafe Jamu yang sering dijadikan tempat nongkrong oleh para wisatawan maupun warga setempat yang ingin menikmati jamu sehat.

BACA JUGA:  Pengaruh Komunikasi Bisnis Terhadap Branding Suatu Brand Oleh KPop Idol

Kafe Jamu ini dibangun pada tahun 2019 dan menyajikan beragam olahan rempah-rempah sehat yang dapat Anda coba. Terdapat berbagai menu seperti jamu kunyit asem susu kedelai, cokelat jahe, kopi susu beras kencur, temulawak bunga telang, kunyit asem air kelapa, kopi susu jahe, beras kencur susu, teh jahe, temulawak, beras kencur, jinten susu jahe, kunyit asem soda, jahe jeruk sere, jahe susu, wedang uwuh, dan kunyit asem.

Selain itu, harga minuman di sana juga terjangkau. Selain minuman, Anda juga dapat membeli makanan seperti roti bakar, beef toast, dan chicken toast untuk mengisi perut lapar.

Di salah satu ujung lorong Pasar Jamu Nguter, terdapat sebuah bangunan yang menyerupai rumah dan diduga sebagai makam keramat Mbah Lenguk.

Ada kisah menarik di balik keberadaan makam di tengah pasar tersebut. Dahulu, Pasar Nguter adalah bekas lahan pertanian dan Mbah Lenguk merupakan salah satu sesepuh yang mengelola sawah di lahan tersebut.

BACA JUGA:  Penerapan Manajemen Risiko untuk Meminimalisir Risiko Kredit Macet

Setelah meninggal, Mbah Lenguk kemudian dimakamkan di kawasan pertanian tersebut. Namun, ketika Pasar Nguter dibangun, makam tersebut dibiarkan berada di sana. Salah satu sesepuh desa melarang untuk pemindahan makam Mbah Lenguk ke tempat lain.

Ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan, salah satunya adalah untuk menarik pengunjung ke pasar dan meningkatkan perekonomian warga setempat.

Meskipun ada makam di tengah pasar, kegiatan jual beli antara pedagang dan pembeli tetap berlangsung tanpa terganggu. Ini dapat dilihat dari lapak di sebelah bangunan makam yang digunakan sebagai area berjualan oleh salah satu pedagang. Namun, keberadaan makam tersebut diyakini terbukti mampu menarik minat pengunjung.

Pada beberapa hari tertentu, banyak masyarakat yang datang untuk melakukan tirakat ke makam tersebut sekaligus berbelanja setelahnya.

BACA JUGA:  Peran Komunikasi Bisnis pada Digital Marketing

Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Pasar Jamu Nguter, catat alamatnya terlebih dahulu. Pasar Nguter terletak di Jalan Raya Solo-Wonogiri, Pasar Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pasar ini berada di sebelah utara Stasiun Pasar Nguter yang kini tidak lagi aktif. Anda dapat mencapai pasar ini dengan kendaraan pribadi, ojek online, angkot, atau bus.

Dengan keunikan Pasar Jamu Nguter, aroma rempah-rempah yang menggoda, dan kisah menarik di balik makam Mbah Lenguk, Pasar Jamu Nguter di Sukoharjo, Jawa Tengah, adalah destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga. Anda dapat menikmati berbagai jenis jamu dan rempah-rempah yang sehat di tengah suasana pasar tradisional yang ramai. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi pasar ini dan merasakan pengalaman yang berbeda di Pasar Jamu Nguter yang memikat.

Muhammad Ilham Fadillah
Politeknik Negeri Jakarta

Pos terkait