Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Mimbar Dakwah Islam

Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Mimbar Dakwah Islam

Untuk sekarang ini sangat tidak diragukan lagi bahwa media sosial sangatlah penting dalam kehidupan

DEPOK POS – Di era global seperti sekarang ini, media sosial tidaklah asing lagi untuk di dengar di semua kalangan masyarakat, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Untuk sekarang ini sangat tidak diragukan lagi bahwa media sosial sangatlah penting dalam kehidupan. Apapun akan berkaitan dengan media sosial karena pada dasarnya media sosial adalah tempat yang difasilitaskan untuk melakukan aktivitas sosial. Sedikit contohnya seperti mengirim pesan kepada keluarga maupun teman, mencari berbagai informasi, serta dapat mengetahui secara cepat berita terhangat melalu sosial media.

Pengertian media sosial menurut para ahli, salah satunya adalah Dave Kerpen yang menjelaskan pengertian media sosial yang ditulis di dalam bukunya yang berjudul “Likeable Social Media” yang terbit pada tahun 2011. Di dalam bukunya tersebut ia menjelaskan bahwa media sosial mempunyai definisi sebagai suatu tempat kumpulan tulisan, gambar, video, dan hubungan interaksi dalam jaringan, baik individu maupun kelompok seperti layaknya organisasi.

Membicarakan tentang media sosial yang mempunyai peran yang begitu sangat penting di kehidupan zaman sekarang ini, fungsi media sosial selain untuk menjadi wadah untuk mendapatkan berbagai informasi umum, media sosial juga dapat menjadi wadah untuk berdakwah.

Dakwah adalah segala bentuk kegiatan yang menyampaikan ajaran Islam kepada orang lain dalam berbagai cara untuk memahami dan mengamalkannya dalam segala bidang kehidupan. Berbagai metode harus di praktekkan bersama dengan ilmu pengetahuan yang dikenal sebagai ilmu dakwah.

Dakwah mempunyai beberapa macam diantaranya:

BACA JUGA:  Makeup untuk Pemula, Membuat Tampilan Menarik

Dakwah Fardiah adalah dakwah yang disampaikan seseorang untuk indivudual. Dakwah Ammah adalah dakwah yang disampaikan melalui lisan yang diarahkan kepada banyak orang dengan maksud untuk memberi pengaruh kepada orang lain seperti contoh Pidato atau Khotbah. Dakwah Bil-Lisan adalah dakwah yang disampaikan melalui lisan sehingga ada interaksi antara pendakwah dan yang mendengarkan. Dakwah Bilhal adalah dakwah dengan contoh perbuatan yang dilakukan dengan nyata. Dakwah ini bukan hanya membuat pendengar memahami isi yang disampaikan saja, tapi juga agar pendengar bisa mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari. Dakwah Bit-Tadwin adalah dakwah

yang disampaikan melalui tulisan, baik tulisan dalam kitab, buku, majalah, maupun tulisan di internet yang mengandung pesan dakwah.

Dengan adanya metode dakwah Bit-Tadwin yang menyampaikan dakwah melalui tulisan di kitab, buku maupun majalah, kini media sosial mengambil peran juga untuk tempat berdakwah. Dakwah menjadi lebih luas dan beragam macamnya, mulai dari dakwah yang mengunggah kajiannya melalui foto ataupun video dan di sebarluaskan di media sosial.

Berdakwah melalui media sosial juga sangat memberikan nilai positif. Dengan megunggah foto atau video dengan tampilan yang menarik membuat umat muslim yang melihat tertarik yang membuat senang untuk ditonton dan diambil pelajarannya dalam kajian yang di unggah.

Selain kemudahannya dalam menggunakan fitur di media sosial yang menjadi alasan banyak orang berdakwah di media sosial, banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan apabila kita menggunakan sosial media sebagai mimbar untuk berdakwah. Keuntungan yang pertama, tidak terikat oleh waktu, artinya kita bisa kapan saja melihat dan menonton kajian yang di unggah. Kedua, tidak terbatas oleh tempat, kita bisa melihat dan menonton di mana saja. Platform di media sosial yang banyak di gunakan untuk berdakwah contohnya adalah seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan Youtube.

BACA JUGA:  Peran Ilmu Fisika Dalam Sistem Navigasi Kapal Modern

Meski berbagai kemudahan yang di tawarkan oleh media sosial sebagai media dakwah, para pendakwah tetaplah harus memperhatikan konten yang di tampilkan. Adapun beberapa tips dalam menggunakan media sosial sebagai wadah perluasan sayap dakwah yaitu tetap mendekatkan diri pada Allah, memahami kebutuhan umat muslim masa kini, menetapkan tujuan dalam berdakwah secara jelas, perbanyak membaca terutama mengenai prinsip-prinsip berdakwah dan bersabar apabila mendapat hambatan saat berdakwah di media sosial.

Adapun alasan khusus mengenai dakwah di media sosial menjadi suatu perihal yang amat penting yaitu mencakup: umat Islam telah menyebar diseluruh dunia bahkan di Indonesia sendiri menjadi agama dengan pemeluk terbanyak atau mayoritas. Agama Islam di dunia juga berada diperingkat kedua pemeluk terbanyak. Maka dari itu, internet khususnya media sosial menjadi suatu sarana yang mudah dan efisien untuk menjalin komunikasi dengan komunitas muslim yang tersebar disegala penjuru dunia; terdapat banyak propaganda tentang persepektif Islam yang salah dengan begitu internet menjadi suatu media menyebarkan pemikiran-pemikiran Islam yang benar dan pesan-pesan ketuhanan hingga

pelosok dunia; dan terakhir, pemanfaatan internet untuk dakwah berarti menunjukkan bahwa umat muslim mampu mengikuti perkembangan peradaban selama itu tidak bertentangan dengan akidah.

Pekembangan teknologi memang membawa berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Namun sebagai umat yang berbudi baik tentunya melihat hal tersebut menjadi suatu peluang dalam menebar kebaikan, salah satunya dengan berdakwah. Media sosial menjadi salah satu wadah yang murah, efektif dan efesien dalam merentangkan sayap lebih luas untuk berdakwah.

BACA JUGA:  Pentingnya Kerja Sama Tim dalam Mendorong Produktivitas Bersama

Pemanfaatan media sosial untuk berdakwah menjadi suatu kesempatan yang baik bagi umat Islam terkhusus para pendakwah. Namun hal ini juga memiliki berbagai tantangan seperti perlunya pemahaman mengenai konten, cara mengelola akun media sosial dan memahami target audience. Para penggiat dakwah perlu lebih meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai hal-hal teknis yang diperlukan untuk kelancaran berdakwah.

Meski demikian, media sosial tetaplah menjadi wadah yang tepat untuk berdakwah. Dengan adanya media sosial memudahkan penyebaran pikiran-pikiran jernih tentang Islam dan menerbarkan benih-benih ketuhanan. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial menjadi suatu keunggulan yang perlu dimanfaatkan agar tidak disalah gunakan oleh sekelompok orang untuk kegiatan yang tidak baik atau bertentangan dengan agama. Selain itu, sebagai umat yang mengerti agama maka perlu bersikap bijak dalam bersosial media. Jangan sampai memancing pertengkaran antar umat beragama.

Dengan demikian dapat ditarik simpulan bahwa berdakwah di media sosial menjadi cara baru dalam menyebarkan pemikiran Islam yang jernih dan nilai-nilai agama. Dalam mengelola media sosial untuk berdakwah juga memerlukan pengetahuan mengenai berbagai perangkat elektronik yang mendukung pembuatan konten media sosial. Perilaku bijak dalam bermedia sosial juga perlu terus dibiasakan dalam masyarakat agar tidak menyebabkan permasalahan antar umat beragama.

Putri Sahlatur Rizqia
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pos terkait