Pemilu di Papua: Kendala Distribusi dan Konflik Sosial Menghambat Pencoblosan

MJ, Jayapura – Sebanyak 1.297 Tempat Pemungutan Suara di Papua Belum Melakukan Pencoblosan Pada Pemilu kali ini, sebanyak 1.297 tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Papua masih tertunda dalam melaksanakan pencoblosan.

Kendala distribusi logistik dan konflik sosial terkait sistem noken menjadi penyebab utama dari penundaan ini.

Menurut Kapolda Papua, Irjen Pol.Mathius D. Fakhiri, dari total 15.213 TPS di wilayah Papua, baru 13.916 TPS yang telah melakukan pencoblosan. Wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan, yang menerapkan sistem noken, mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pemilu.

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polres Simalungun Ringkus YS Dengan BB, 2,22 Gram Narkotika

Sebanyak 1.172 TPS di Papua Tengah dan 91 TPS di Papua Pegunungan belum melakukan pemungutan suara.

Konflik Sosial dan Kendala Distribusi sebagai Penyebab Utama Kendala distribusi logistik menjadi salah satu tantangan utama. Misalnya, di Mamberamo Raya, kekurangan helikopter untuk mengangkut logistik menjadi penghambat utama. Begitu juga dengan masalah transportasi dan cuaca di wilayah pegunungan.

Konflik sosial, terutama terkait sistem noken, juga menjadi permasalahan serius. Di beberapa daerah seperti Puncak Jaya, persaingan atas suara massa menghambat pelaksanaan pemilu dengan adil.

BACA JUGA:  Silaturahmi Kamtibmas: Upaya AKBP James untuk Mempertahankan Kondusifitas Pasca Pemilu

Penundaan Pencoblosan di Beberapa Daerah Papua Dalam rincian, terdapat 697 TPS di Kabupaten Puncak Jaya, 383 TPS di Kabupaten Intan Jaya, dan 92 TPS di Kabupaten Paniai yang harus melakukan pencoblosan susulan. Di Kabupaten Tolikara, 87 TPS, dan di Kabupaten Jayawijaya, 4 TPS juga harus melakukan pencoblosan ulang.

Namun, Kapolda menyatakan rasa syukurnya karena tidak ada gangguan dari kelompok kriminal bersenjata selama pelaksanaan pemungutan suara.

Insiden Perusakan Kotak Suara di Kabupaten Paniai Selain itu, terjadi insiden perusakan kotak suara di Kabupaten Paniai. Massa membakar dan membongkar kotak suara akibat kesalahpahaman terkait kelengkapan logistik saat pendistribusian pada tanggal 12 Februari 2024.

BACA JUGA:  Satu Pembegal Sepeda Motor Dihakimi Warga

Dari 1.297 TPS yang belum melaksanakan pencoblosan, sebanyak 34 TPS berada di Provinsi Papua, 1.172 TPS di Papua Tengah, dan 91 TPS di Papua Pegunungan.

Dengan demikian, pemilu di Papua masih diwarnai oleh sejumlah kendala yang perlu segera diatasi guna memastikan pelaksanaan yang adil dan lancar.

Pos terkait